FK UNAIR kedatangan 9 mahasiswa asing asal Slovakia, Greece, Austria, Lithuania, Prancis dan Polandia. (Foto: Sefya Hayu Istighfaricha)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Memasuki bulan Juli 2018,  Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga kembali menerima kedatangan mahasiswa asing program student exchange. Kali ini mahasiswa asing berjumlah sembilan orang asal Slovakia, Greece, Austria, Lithuania, Prancis dan Polandia.

Mereka akan menetap sementara selama sebulan untuk melakukan penelitian di Departemen Mikrobiologi FK UNAIR-RSUD Dr. Soetomo dan Institute Tropical Diseases (ITD) Universitas Airlangga.

Kedatangan para mahasiswa asing ini disambut oleh Dekan FK UNAIR  Prof. Dr. dr. Soetojo, SpU (K) didampingi Prof. Dr. dr Nancy Margarita Rehatta, Sp.AnK.IC beserta sejumlah mahasiswa FK UNAIR yang tergabung dalam ormawa Center for Indonesian Medical Students (CIMSA) UNAIR, di Ruang Sidang C FK UNAIR (2/7).

Mereka berasal dari Jessenius Faculty of Medicine, Democritus University of Thrace, University of Rennes, Faculty of Rouen, Medical University of Vienna, Lithunian University of Health Sciences, Charles University, Prague, Medical University of Lubin, dan University of Pavol Jozef Safarik, Kosice.

Baiq Dwi Hadiatul Azni selaku Vice Local Coordinator for External Affair CIMSA UNAIR mengungkapkan, di minggu pertama kedatangan, tim mahasiswa CIMSA akan mendampingi para mahasiswa asing untuk menjalani serangkaian kegiatan pembelajaran dasar tentang virus dan mikrobiologi. Setelah dibekali ilmu dasar, selanjutnya para mahasiswa asing akan melakukan penelitian di ITD UNAIR selama tiga minggu.

Dalam setahun, FK UNAIR rutin menerima kedatangan mahasiswa asing program student exchange dalam kurun waktu tiga bulan. Yakni periode bulan Juli, Agustus dan September. Para mahasiswa asing yang datang ke FK UNAIR sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh The International Federation of Medical Students Associations (IFMSA).

Untuk mendukung internasionalisasi, FK UNAIR juga mengirim mahasiswanya mengikuti program student exchange ke sejumlah institusi pendidikan kedokteran manca negara. Dalam waktu dekat, salah satu mahasiswa FK UNAIR bernama Kevion Alvaro Handoko akan berangkat ke Polandia untuk mengikuti program student exchange.

Aktivitas mahasiswa kedokteran asing program student exchange juga tak lepas dari peran CIMSA UNAIR. Peran CIMSA dalam hal ini sebagai penghubung antara mahasiswa asing dengan departemen yang dituju. CIMSA juga membuat projek khusus agar mahasiswa asing tidak hanya belajar dan penelitian saja, namun juga melibatkan mereka dalam kegiatan sosial di lingkungan setempat.

Seperti diketahui CIMSA merupakan ormawa external mahasiswa FK UNAIR. Mereka mengelola enam bidang kegiatan kemasyarakatan. Antara lain SCOORE (penelitian), SCOPE (professional exchange), SCOPH (pengmas), SCORA (program reproduksi seksual dan HIV AIDS), SCORP (hak asasi dan perdamaian dunia, serta SCOME (bidang medical education). (*)

Penulis : Sefya Hayu Istighfaricha

Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone