Ilustrasi oleh Feri Fenoria
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga  terus berupaya turut ambil andil dalam memberikan sumbangsih untuk kemajuan bangsa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tidak hanya dilaksanakan di kota Surabaya saja, KKN ke-58 tersebut juga dilaksanakan di beberapa kabupaten di sekitar Kota Surabaya.

Sebagai agen perubahan, mahasiswa sangat dinanti perannya untuk memberikan perubahan yang lebih baik bagi wajah dan peradaban bangsa. Dengan ilmu yang sudah didapat mahasiswa di perguruan tinggi, masyarakat percaya bahwa mahasiswa mampu untuk memajukan daerah-daerah tertinggal.

Data KKN tahun ini menunjukkan sekiranya ada lima kota/kabupaten yang akan menjadi tempat KKN bagi mahasiswa Universitas Airlangga. Daerah-daerah tersebut antara lain Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi.

Mengenai rincian jumlah mahasiswa di setiap daerah, sudah di tentukan oleh pihak universitas. Mahasiswa yang melakukan KKN di Kota Surabaya menjadi jumlah terbanyak yaitu 1050 mahasiswa dengan 20 dosen pembimbing. Di Kabupaten Gresik sekiranya ada 1020 mahasiswa dan 25 dosen pembimbing. Sedangkan di Kabupaten Lamongan terdapat 350 mahasiswa dan 9 dosen pembimbing. Di Kabupaten Jember ada 240 mahasiswa dan 7 dosen pembimbing serta di Kabupaten Banyuwangi terdapat 280 mahasiswa dan 7 pembimbing.

Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, M.Com., selaku ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNAIR menuturkan, pada KKN tahun ini kota yang dituju lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Prof. Jusuf menambahkan, jika tahun sebelumnya terdapat 10 kota yang dituju, tahun ini hanya sejumlah 5 kota saja. Hal itu dikarenakan banyak mahasiswa UNAIR yang diminta oleh Pemerintah Kota Surabaya.

“Jika tahun kemarin ada banyak kota dan kabupaten yang kami tuju, tahun ini hanya ada 5 kota. Ini karena banyak dari mahasiswa kami diminta oleh pemkot Surabaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Jusuf mengatakan KKN tahun ini terdapat beberapa program. Salah satunya ialah program KKN Back to Village. Program tersebut bertujuan untuk memberikan akses kepada mahasiswa dalam mengembangkan daerah asalnya.

“Kami juga ada beberapa program KKN yang kesemuanya bisa dilaksanakan di berbagai kota,” pungkasnya.

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone