Ilustrasi oleh Feri Fenoria
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Untuk membenahi berbagai kekurangan yang ada di Kota Surabaya, pemerintah kota bersama masyarakat terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya kerja sama pemerintah dengan institusi pendidikan tinggi melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa atas ilmu yang sudah didapat mahasiswa selama menempuh kuliah.

Pada gelaran KKN ke-58 kali ini sebanyak 1050 mahasiswa Universitas Airlangga akan diterjunkan untuk melakukan kegiatan KKN di Surabaya. Hal tersebut dilakukan untuk membantu memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dimiliki masyarakat Surabaya.

Setidaknya ada delapan kecamatan yang akan dijadikan tempat KKN oleh mahasiwa UNAIR kali ini. Antara lain Kecamatan Genteng, Simokerto, Tegalsari, Bubutan, Gubeng, Krembangan, Pabean Cantian, dan Semampir.

Di Kecamatan Genteng akan ada 12 kelurahan yang menjadi tempat KKN dengan diisi oleh 120 mahasiswa. Sedangkan di Kecamatan Simokerto dan Kecamatan Pabean Cantian masing-masing bertempat di enam kelurahan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 60. Kecamatan Tegalsari akan ada 19 kelurahan yang diisi oleh 190 mahasiswa.

Kemudian, Kecamatan Bubutan sebanyak 11 kelurahan yang diisi 110 mahasiswa. Kecamatan Gubeng menjadi kecamatan dengan jumlah kelurahan terbanyak yaitu 26 kelurahan dengan 260 mahasiswa. Di Kecamatan Krembangan ada 16 kelurahan dengan 160 mahasiswa yang mengikuti KKN di sana. Terakhir, Kecamatan Semampir ada 9 kelurahan dengan jumlah peserta sebanyak 90 mahasiswa.

Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, M.Com., selaku ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNAIR mengatakan bahwa kegiatan KKN ini merupakan permintaan langsung Pemerintah Kota Surabaya. Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan pemkot Surabaya melakukan kerja sama dengan UNAIR untuk melibatkan mahasiswa dalam menyukseskan dan meningkatkan UMKM di Kota Surabaya.

”Dalam kesempatan ini Disperindag pemkot Surabaya bekerja sama dengan kami untuk melibatkan mahasiswa dalam menyukseskan dan meningkatkan UMKM di Kota Surabaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Yusuf menuturkan KKN ini sebagai upaya UNAIR untuk ikut serta memajukan Kota Surabaya. Oleh karena itu, UNAIR tidak tanggung-tanggung mengutus mahasiswa dengan jumlah terbanyak dibandingkan jumlah di kota/kabupaten lain untuk merealisasikan upaya tersebut.

“Jadi ini upaya kita untuk bersama memajukan Kota Surabaya,” terangnya.

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone