Ilustrasi
Ilustrasi oleh BEM UNAIR
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Momen wisuda menjadi salah satu momen yang ditunggu oleh sebagian besar mahasiswa. Pasalnya, wisuda dapat disebut sebagai salah satu puncak keberhasilan dari proses studi mahasiswa di masa perkuliahan. Tidak jarang para wisudawan mendapat “hadiah” dari sanak keluarga, sahabat, maupun teman dekat. Poses wisuda yang meriah ditambah dengan adanya hadiah menjadi salah satu peluang bisnis bagi para pelaku usaha.

Sudah bukan hal baru apabila proses wisuda dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha. Hal ini dapat dilihat dari prosesi wisuda sebelum-sebelumnya. Dapat dilihat di sepanjang jalan Fakultas Kesehatan Masyarakat hingga menuju Airlangga Convention Center (ACC) dipenuhi oleh para pelaku usaha yang menjual berbagai macam bentuk hadiah seperti bunga, boneka, hinga makanan dan minuman.

Guna mengorganisir kegiatan para pelaku usaha tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan dan Direktorat Kemahasiswaan membuka stand bazar yang dapat digunakan oleh para pelaku usaha untuk berdagang saat prosesi wisuda. Harga yang yang ditarkan pun relative dan cukup terjangkau. Bagi pedagang kaki lima (PKL) yang ingin berjualan, BEM memberlakukan tarif sebesar Rp 225.000, untuk pedagang yang menjual bunga tarifnya lebih murah yakni Rp 125.000, sedangkan bagi mahasiswa hanya diberlakukan tarif sebesar Rp 75.000

Pendaftaran dimulai sejak tanggal 25 Juli hingga 28 Juni. Guna memaksimalkan dan menjaga ketertiban selama berdagang, BEM memberikan technical meeting pada tanggal 29 Juni  untuk para pelaku usaha yang mendaftar. Pelaksanaan akan dilakukan bertepatan dengan prosesi wisuda tanggal 1 Juli.

Hingga saat ini, stand bazar yang disediakan oleh BEM untuk masing-masing kategori sudah terisi penuh kecuali kategori mahasiswa. Kuota yang disediakan untuk PKL adalah 16, untuk bunga sebanyak 20 dan mahasiswa 16.

“Harapan saya untuk kegiatan ini dapat terus berjalan selama masa kepengurusan dan tetap memfasilitasi wirausaha muda yang ada di UNAIR,” tutur Jemmi Wahyu Santoso selaku Menteri Pengembangan Profesi dan Kewirausahaan.

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone