bibir pecah-pecah
KEMASAN produk inovasi lip balm Sweetlips berbahan alami, serta foto pengguna yang menggunakan Sweetlips dan yang tanpa menggunakan hasil inovasi ini. (Dok PKMK)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga berhasil membuat  inovasi Lipbalm, yaitu pelembab bibir alami yang terbuat dari ekstraksi rumput laut coklat (Sargaasum sp.) dan daun mint (Mentha sp.) yang efektif menyehatkan bibir. Inovasi ini berhasil lolos penilaian Kemenristekdikti, sehingga memperoleh hibah penelitian dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2018.

Lima mahasiswa FPK UNAIR tersebut adalah Vivy Hanum Melati sebagai Ketua, dengan anggota Nadya Sindy Anita, Zakiyatussany, Raditya Nanda Wardana, dan Tito Adam Lukmantoro. Mereka menyusun laporan Program Kreativitas Mahasiswa bidan Kewirausahaan (PKMK) ini dengan judul “SWEETLIPS, Inovasi Pelembab Bibir Alami dari Ekstraksi Rumput Laut Coklat (Sargaasum sp.) dan Daun Mint (Mentha sp.) yang Efektif Menyehatkan Bibir.

”Ide tim kami itu berangkat dari pengalaman pribadi,” kata Vivy Hanum Melati, ketua Tim PKMK ketika menjelaskan inovasinya.

Bibir merupakan bagian wajah dengan struktur kulit yang berbeda dari tubuh lainnya, dan karena tidak memiliki kelenjar minyak dan keringat serta stratum korneum-nya sangat tipis, sehingga menyebabkan bibir menjadi lebih mudah kering dan pecah-pecah. Semisal dengan berpuasa dan lebih dari 12 jam tubuh tidak menerima asupan cairan, hal itu dapat mengakibatkan dehidrasi dan berpengaruh pada kelembaban kulit bibir.

Kelembaban bibir semakin diperparah dengan kebiasaan menjilat bibir. Alasannya, air ludah itu mengikat kelembaban bibir, sehingga ketika air ludah menguap maka bibir akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Tentu saja, bagi seseorang yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak bertemu orang lain, kondisi tersebut dirasa tidak nyaman dan bisa menggangu penampilan.

”Melihat kondisi demikian itulah kami membuat kreasi pelembab bibir dengan bahan alami dari ekstraksi rumput laut coklat dan daun mint. Karena saat ini konsumsi masyarakat terhadap produk kecantikan berbahan alami, banyak diminati, atau back to nature. Salah satu produk kecantikan yang paling banyak diminati adalah lip balm,” katanya.

Produk lip balm diyakini sebagai alternatif dalam mengatasi permasalahan bibir kering dan pecah-pecah yang dialami sebagian besar remaja. Untuk itu Vivy Dkk memberikan solusi dalam menangani masalah ini dengan produk Sweetlips.

Ditambahkan oleh Nadya Sindy Anita,  sweetlips merupakan lipbalm yang dapat memberikan efek melembabkan dan memperbaiki bibir kering dan pecah-pecah. Hal itu tercapai karena kandungan flavonoid yang sangat kuat pada rumput laut coklat serta vitamin yang tinggi pada daun mint.

Tim PKMK UNAIR ini mengemas Sweetlips dengan kemasan cantik pada botol kecil ukuran 5 gram dengan empat varian aroma yang menyegarkan, yaitu aroma Rose, Red Apple, Green Apple, dan Black Cocoa. Produk ini juga dilengkapi dengan daun mint yang berfungsi menimbulkan sensasi dingin dan menyegarkan pada bibir.

Sweetlips sudah dikenalkan ke masyarakat. Sehingga dalam dua bulan terakhir ini banyak masyarakat sudah menjadi konsumen Sweetlips, baik itu mahasiswa, pelajar SMP/SMA dan masyarakat umum. Penjualan produk ini bahkan sudah merambah banyak daerah di Nusantara, yakni di Surabaya, Gresik, Malang, Blitar, Magetan, Madiun, NTT, Medan, Semarang, hingga Kalimantan.

”Kami sedang berupaya untuk menjalin mitra bisnis dengan toko kecantikan dan memperluas pemasarannya,” tambah Raditya Nanda, anggota Tim PKMK ini.

Vina Agustina, salah satu pengguna lipbalm Sweetlips memberikan testimoninya bahwa produk ini sangat bermanfaat bagi konsumen yang sering mengalami bibir kering dan pecah-pecah.

“Sweetlips memang recommended. Sekali pemakaian sudah ada perubahannya, bibir jadi lebih lembab. Varian romanya juga soft banget dan nyaman dipakai di bibir,” ujarnya. (*)

Editor : Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone