Berangkatkan Lebih Banyak Orang, Mudik Gratis Menjadi Proker Tahunan BEM

UNAIR NEWS – Berbicara mengenai lebaran memang tidak dapat dipisahkan dari beberapa hal. Mulai dari makan ketupat, bersalam-salaman dengan tetangga hingga kembali ke kampung halaman atau yang biasa disebut mudik. Bagi sebagian orang, mudik merupakan sesuatu yang sudah menjadi tradisi tahunan yang paling diunggu-tunggu untuk berkumpul ndengan keluarga besar. Momen ini dinggap sebagai kesempatan untuk bertemu sanak saudara secara lengkap.

Sepeti tahun-tahun sebelumnya, Badan Eksekutif Universitas Airlagga (BEM UNAIR) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (DISHUB) masih memberikan fasilitas mudik gratis bagi mahasiswa UNAIR dan kalangan umum. Syarat yang diperlukan untuk mengikuti program ini adalah hanya  dengan mem-fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk mahasiswa dan  Kartu Tanda penduduk (KTP) bagi umum. Pada (9/6) kemarin, BEM UNAIR memberangkatkan 300 lebih pemudik. Kuota tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Beberapa rute yang dilalui dalam mudik gratis kali ini adalah Bojonegoro, Sumenep, Ponorogo, Trenggalek, Blitar, hingga Banyuwangi dengan titik kumpul Kampus C UNAIR.

Dengan adanya program ini , BEM UNAIR dapat menjadi fasilitator mahasiswa. Sebagaimana mudik seperti tradisi wajib bagi mahasiswa pulang kampung. Fasilitas ini juga digunakan sebagai bentuk pengenalan kepada m asyarakat atau dukungan dukungant dalam program Permerintah.

“Harapannya dengan adanya proker ini BEMUNAIR  dapat menjadi fasilitator mahasiswa karena pada dasarnya mudik gratis ini sebagai ajang wajib bagi mahasiswa untuk pulang kampung dan kami memfasilitasi mereka bahwasanya teman-teman harus bisa merasakan program pemerintah dengan adanya mudik gratis ini. Terlebih hanya UNAIR dan ITS saja perguruan tinggi yang menggunakan mudik gratis ini,” ujar Satria selaku Menteri Pengabdian Masyarakat.

Selain mudik gratis, dari 11 program kerja yang dimiliki Kementrian Pengabdian Masyarakat dua diantaranya telah dilaksanakan. Keduanya yakni Ramadhan Ceria dan Sahur on the Road (SOTR)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Nuri Hermawan