mudik gratis
WAKIL Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso (tidak tampak) didampingi Ketua BEM Galuh Teja, mengibaskan bendera BEM UNAIR tanda diberangkatkannya secara resmi Mudik Gratis BEM UNAIR tahun 2018, Jumat (9/6) pagi. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Ratusan sivitas akademika Universitas Airlangga, sebagian besar mahasiswa, pulang ke kampung halamannya dengan fasilitas “Mudik Gratis” yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR. Mereka diberangkatkan secara simbolis oleh Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., SpPD., K-GH., FINASIM, dari halaman depan Rektorat UNAIR Kampus C Mulyorejo, Sabtu (9/6) pagi.

Dalam pemberangkatan delapan bus menggunakan kibasan Bendera BEM UNAIR itu, Prof. Djoko Santoso didampingi Perwakilan Dinas Perhubungan Jatim Emmy Retnowati, SH., MH., Wakapolsek Mulyorejo AKP. Mahsum, dan Ketua BEM KM UNAIR Galuh Teja Sakti.

”Dengan mengucap kata bismillah hirrahman nirrahim Mudik Gratis BEM UNAIR diberangkatkan, semoga lancar dan selamat sampai tujuan masing-masing,” kata Prof. Djoko Santoso, sambil kemudian melambai-lambaikan tangannya kepada para pemudik.

BEM Keluarga Mahasiswa UNAIR berkenaan masa libur Lebaran 1439-H atau 2018 ini mengadakan mudik gratis dengan rute enam kota tujuan akhir, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Trenggalek, Blitar, Ponorogo, Pacitan, dan Kabupaten Sampang. Ratusan pemudik yang rata-rata mahasiswa itu dilayani menggunakan delapan bus bantuan Dinas Perhubungan Jawa Timur.

Dalam pesannya pada upacara pemberangkatan di hall dasar Gedung Manajemen UNAIR, Prof. Djoko Santoso berpesan agar senantiasa berdoa dan beristigfar memohon perlindungan Allah SWT agar perjalanan lancar, aman, dan berjumpa dengan keluarga dalam keadaan sehat walafiyat.

”Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Jawa Timur yang ikut mensukseskan program kerja mahasiswa ini. Selain itu juga terima kasih kepada BEM UNAIR yang mampu melakukan koordinasi secara baik dengan Dinas Perhubungan,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran UNAIR itu.

mudik gratis
SEBELUM mudik menuju kota tujuan masing-masing ratusan pemudik di UNAIR ini berfoto bersama sambil menyaksikan pelepasan balon udara oleh Warek I UNAIR didampingi perwakilan Dinas Perhubungan jatim dan Polsek Mulyorejo. (Foto: Bambang Bes)

Sementara itu dalam sambutannya, Emmy Retnowati, SH., MH., yang juga alumni Fakultas Hukum UNAIR angkatan 1981 ini, menjelaskan bahwa mudik Hari Raya sudah menjadi fenomena rutin tahunan, sehingga pihaknya harus menyediakan beragam moda transportasi. Karena sebagai peristiwa rutin, sehingga pihaknya perlu melakukan penertiban dan pengawasan secara tertib.

”Tugas kami antara lain meminimalkan kecelakaan lalulintas, menciptakan keancaran arus mudik, sehingga harus dilakukan pengawasan dan pengamanan yang seksama,” kata Emmy.

Dalam program mudik gratis tahun ini, Dishub Jatim mengerahkan sebanyak 926 bus. Rinciannya sebanyak 560 bus umum dan 366 bus bantuan sponsor dan Kabupaten/Kota di Jatim.

Selain menggunakan bus (angkutan darat), mudik yang diselenggarakan Dinas Perhubungan juga menggunakan sepuluh buah truk yang digunakan untuk mengangkut 400 sepeda motor milik para pemudik. Mudik menggunakan kapal laut, pihaknya melaksanakan sebanyak 34 pemberangkatan dengan lima tujuan yaitu pulau-pulau kecil di sekitar Madura dan kawasan Jatim lain dengan membawa 134.991 penumpang.

Sedangkan Wakapolsek Mulyorejo AKP Mahsum berpesan kepada para pemudik, dan terutama kepada para awak bus, hendaknya dalam perjalanan mematuhi segala aturan lalulintas. Utamakan keselamatan penumpang, untuk bisa bertemu dengan keluarga dengan kondisi sehat.

”Itu saja pesan saya, yaitu utamakan keselamatan,” katanya. (*)

Penulis: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone