MAHASISWA Fakultas Keperawatan UNAIR merayakan Hari Perawat Internasional dengan warga lansia Ploso, Bogen, Surabaya. (Foto: Istimewa)
MAHASISWA Fakultas Keperawatan UNAIR merayakan Hari Perawat Internasional dengan warga lansia Ploso, Bogen, Surabaya. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Tanggal 12 Mei diperingati sebagai Hari Perawat Internasional. Terkait dengan itu, mahasiswa yang tergabung dalam GENCorps, salah satu Badan Semi Otonom (BSO) di Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga, menyelenggarakan bakti sosial. Kegiatan itu digelar sebagai upaya partisipasi mahasiswa keperawatan khususnya FKp UNAIR dalam memperingati Hari Perawat Internasional.

Bakti sosial tersebut berupa penyuluhan mengenai penyakit hipertensi; pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat bagi lansia; serta jalan sehat. Semua itu tergabung dalam kegiatan bertajuk GBGC (Gelar Bakti GENCorps).

Dalam sambutannya, Ketua GENCorps Ferly Anas menyatakan bahwa GBGC adalah salah satu pengabdian yang dilakukan mahasiswa, terutama keperawatan, kepada masyarakat. Sekaligus memberikan pendidikan, pengetahuan, dan kesadaran terkait dengan hidup sehat itu sangat penting.

“Selain dari kami, turut hadir dalam acara ini Ketua BEM FKp UNAIR yang diwakili Gifri Haritsa. Juga, Ketua RW IV Kelurahan Ploso Bapak Sudarto dan anggota Posyandu Lansia,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu–Minggu (12–13/5) di Balai RW IV, Jalan Bogen 2, RW 4 Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Pada hari pertama, digelar penyuluhan tentang hipertensi yang disampaikan Asri Mas’ulah, S. Kep., Ns dan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta asam urat secara gratis.

Pada hari kedua, bakti sosial itu diisi jalan sehat yang dihadiri lansia dan sebagian warga RW IV yang telah membeli kupon. Kupon tersebut sebelumnya disebarkan panitia.

”Pada akhir kegiatan, jalan santai diisi dengan pembagian doorprize,” katanya. ”Respons warga sangat baik,” imbuhnya.

Penyelengaraan kegiatan itu diharapkan menghasikan dampak positif bagi penduduk. Di antaranya, mempererat tali silaturahmi antartetangga dan lansia yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas masing-masing. Termasuk kembali menyadarkan pentingnya berolahraga dan peduli pada kesehatan pribadi. (*)

Penulis: Indah Azhari

Editor: Feri Fenoria Rifai

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone