Departemen Administrasi Negara UNAIR Jalin Kerjasama dengan UiTM Malaysia

UNAIR NEWS – Departemen Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik pada akhir April lalu, telah mengikuti Malaysia Indonesia Seminar on Public Administration 2018. Weka Nastiti, salah satu delegasi yang terpilih menjadi salah satu delegasi S1-Ilmu Administrasi Negara dari UNAIR dari 6 delegasi dan 6 delegasi S2-Kebijakan Publik sebagai kunjungan balasan ini.

“Kegiatan ini diadakan sebagai kunjungan balasan dan kolaborasi pembuatan jurnal administrasi di FSPPP, serta penandatangan kerjasama antara departemen ilmu administrasi negara dan FSPPP,” jelas Weka.

Kedatangan UNAIR pada kegiatan tersebut diikuti juga oleh Dekan FISIP, Dr. Falih Suaedi., Drs., M.So., Sulikah Asmorowati, S.Sos., M. DevSt. PhD selaku Ketua Deptartemen Administrasi Negara UNAIR, Dr. Erna Setjaningrum, S.IP., M.Si selaku sekretaris Departemen Administrasi FISIP UNAIR, Dr. Antun Mardiyanta, Drs., MA sebagai Kepala Departemen S2 kebijakan Publik, dan Roestoto Hartojo Putro, Drs., SU.

Mahasiswi yang tergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran sebagai kepala departemen, UNAIR itu menjelaskan, bahwa penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) itu dilakukan oleh Departemen Ilmu Administrasi Negara, UNAIR dengan Fakulti Sains Pentadbiran dan Pengajian Polisi (FSPPP), Universiti teknologi Mara Cawangan (UiTM) Negeri Sembilan, Kampus Seremban, Malaysia.Tak hanya itu terdapat serangkaian kegiatan yang mengiringinya, yaitu konferensi paper, City Tour, dan Guest Lecture atau seminar yang saat itu juga dilakukan.

Seminar dengan tema “Enhancing Public and Corporate Administration for Sustainable Development Goals” itu diambil, jelas weka, dilihat dari fokus pembangunan global dari negara-negara anggota PBB adalah Sustainable Development Goals yang didalamnya terdapat 17 poin.

“Fokus pembangunan yang telah disebutkan tadi sudah dicanangkan sejak 2015, yaitu pemaksimalan implementasi dari SDGs itu sendiri,” tutur Weka.

Berbagai macam topik dikemukakan dalam paper dengan sangat menarik, baginya, karena setiap paper membahas kajian pada administrasi negara dari berbagai bidang dan lokasi yang berbeda. Salah satunya Indonesia sendiri dengan Malaysia melakukan kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah dan sektor privat.

“Kolaborasi itu bentuk keberlanjutan kerjasama antara keduanya Nantinya dapat dihasilkannya jurnal kolaborasi dan ada seperti Short Exchange, Summer Programe Research Collaboration, dan Staff Exchange melalui kolaborasi itu juga,” tambah Weka.

Penulis : Hilmi Putra Pradana

Editor : Nuri Hermawan