Walikota Surabaya Bekali Mahasiswa Kedokteran Gigi se-Indonesia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T, saat memberi motivasi dalam pertemuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi se-Indonesia, Jumat (4/5). (Foto: Gilang R. Sabdho Wening)

UNAIR NEWS – Ratusan mahasiswa dengan almamater berwarna-warni tampak memadati ruang aula tempat dilaksanakannya pertemuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi se-Indonesia, Jumat (4/5). Kumpulan mahasiswa ini tergabung dalam sebuah wadah organisasi lintas senat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di seluruh Indonesia, dengan nama PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia).

Kegiatan bertajuk Latihan Kepemimpinan dan Manajerial Mahasiswa – Nasional (LKMM-Nas) PSMKGI yang kali ini bertempat di Hotel Sahid Surabayaini merupakan event tahunan. Dengan jargon “Ira Yudha Wicaksono, Ing ngarsa sung tuladha”, panitia kali ini menghadirkan Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T, Walikota Surabaya sebagai salah satu narasumber studium generale.

“Para narasumber yang kami hadirkan pada kesempatan kali ini merupakan hasil kajian pada saat Munas PSMKGI sebelumnya. Pada kajian tersebut, FKG UNAIR berkesempatan menjadi penyelenggara tahun 2018 ini. Sehingga, kami berkesempatan besar untuk mengajak Bu Risma sebagai inspirator kepemimpinan di event ini,” ungkap Aulia sebagai selaku sie acara.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Surabaya ini memang telah ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa atas cemerlangnya memimpin Kota Surabaya. Para mahasiswa tampak tidak pernah lelah meneriakkan yel-yel mahasiswa pada saat menyambut kedatangan ‘ibunya warga Surabaya’ itu.

“Saya berpesan kepada semua pemuda yang ada di sini. Keberanian adalah kunci bagi berkembangnya sebuah inovasi, ide akan berjalan apabila keberanian menjadi dasarnya,” pesan Risma pada seluruh mahasiswa pada sesi tanya-jawab.

Sejalan dengan topik yang ia bawakan yakni “Kebijakan Pemerintah serta Peran Mahasiswa dalam Perwujudan Indonesia Sehat”, Risma memaparkan beberapa keberhasilan Kota Surabaya dalam melayani kebutuhan kesehatan warganya. Salah satu dari banyak contoh yang Risma paparkan yakni konsep e-health.

“Ide e-health awalnya muncul saat saya terjun langsung ke puskesmas kemudian mendapati antrian panjang di loket. Saat ini e-health tidak hanya menyelesaikan permasalahan antrian, tetapi juga sebagai solusi terhadap pencatatan medis,” papar Risma.

“Semua inovasi ini memunculkan banyak tantangan, dan harus disambut dengan jawaban keberanian untuk terus maju,” seru Risma dan diiringi tepuk tangan riuh para mahasiswa kedokteran gigi peserta LKMM-Nas 2018.

Selain Walikota Surabaya, tampak hadir sebagai narasumber Dr. Gamal Albinsaid, M. Biomed (penerima penghargaan pertama Sustainable Living Young Entrepreneurs Awards) dan drg. Agus Suprapto, M.Kes (Kepala Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI). (*)

Penulis: Gilang R. Sabdho Wening, drg., M.Kes

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu