Gagas Program Oprec Akbar dan FKp Award

UNAIR NEWS – Liputan khusus mengenai “Ketua BEM Kita” terus berlanjut. Pada kesempatan kali, UNAIR NEWS berhasil menggali lebih dalam informasi kepemimpinan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan (FKp), Universitas Airlangga, Nopen Trijatmiko.

Nopen, sapaan akrabnya, mahasiswa angkatan 2015 itu menjelaskan bahwa sebelumnya ia bukanlah orang seaktif sekarang. Pasalnya, diawal perkuliahan sempat kesulitan dengan perkuliahan karena jurusan keperawatan bukanlah pilihan utamanya di SNMPTN dan SBMPTN.

Hal itu tidak berlangsung lama, menurut Nopen, rasa betah dan nyaman ia dapatkan dari BEM FKp yang sudah dianggapnya rumah kedua. Rasa nyaman dan keinginan untuk memberikan aksi lebih serta dorongan dari lingkungan, membuatnya pada tahun ketiga di BEM untuk mencalonkan diri sebagai ketua.

“Hati ini merasa ingin membuat BEM menjadi lebih baik lagi. Sehingga setelah terpilihnya menjadi ketua, tujuan atau visi BEM FKp 2018 adalah menjadikan BEM FKp UNAIR yang SAKTI (nama kabinet, red) atau bersinergis, adil, dan aktif,” tutur Nopen.

Merujuk pada evaluasi tahun lalu, keadilan atau pemerataan hak setiap mahasiswa menjadi salah satu fokus yang diambil. Hal tersebut disebabkan sempat terjadi ketidakmerataaan kepanitiaan dari mahasiswa FKp karena banyaknya close recruitment. Untuk itu, ia dan tim memberikan solusi yang dilakukan ditahun ini dengan ‘Open Recruitment (Oprec) Akbar’.

“Adanya Oprec Akbar dapat memberikan kesempatan semua mahasiswa FKp untuk memperoleh pengalaman di FKp karena semua yang mendaftar akan mendapatkan kesempatan menjadi panitia di FKp UNAIR,” jelas Nopen.

Tak hanya itu, BEM FKp memfasilitasi untuk mahasiswa FKp yang aktif mengikuti kegiatan dan perlombaan baik nasional maupun internasional. Penghargaan juga akan mereka dapatkan ketika memperoleh prestasi pada acara FKp Award. FKp Award, terangnya, merupakan kegiatan baru yang bertujuan untuk meningkatkan iklim prestatif.

Dalam menyukseskan segala program kerja, Nopen menjelaskan bahwa terdapat nilai-nilai yang ingin ditanamkan untuk BEM FKp. Ialah rasa kekeluargaan, keadilan, dan keaktifan pengurus dalam setiap event. Cara yang digunakan oleh Nopen dituangkan dengan gaya kepemimpinan yang demokratis.

“kepemimpinan yang saya terapkan berorientasi pada mahasiswa dan memberi bimbingan kepada mereka. Tentunya menghargai potensi tiap individu, mau mendengarkan nasehat, dan sugesti dari tiap anggota,” ungkap Nopen.

Pada akhir, saat ditanya mengenai harapannya kepada BEM FKp, ia mengatakan bahwa semoga BEM FKp UNAIR dapat meningkatkan prestasi, pemerataan kepanitiaan, dan meningkatkan output pendidikan dan ners melalui adanya try out ujian kompetisi ners bagi mahasiswa profesi.

 

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor: Nuri Hermawan