kartini unair
KEPALA Dinas Kesehatan TNI AL, Laksma. TNI drg. Nora Lelyana, yang juga Ketua IKA Kedokteran Gigi (IKAGI) Universitas Airlangga mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo, begitu “Apel Bersama Hari Kartini Bersama Wanita TNI, Wanita Polisi, dan Wanita Komponen Lain Bangsa” begitu usai, di Lapangan Monas, Rabu (25/4). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Laksamana Pertama TNI drg. Nora Lelyana, MH.Kes., yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan TNI AL, serta Ketua Ikatan Keluarga Alumni Kedokteran Gigi (IKAGI) Universitas Airlangga, menyatakan rasa syukurnya setelah sukses sebagai ketua umum pelaksana ”Apel Bersama Hari Kartini Bersama Wanita TNI, Wanita Polisi, dan Wanita Komponen Lain Bangsa”, di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (25/4).

”Alkhamdulillah, saya bersyukur sebagai alumni UNAIR, karena bersama dengan elemen tertinggi bangsa yaitu Presiden Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara, berhasil menyelenggarakan apel bersama dengan lacar dan sukses, sekaligus memecahkan rekor dunia MURI karena mampu menghadirkan 10.977 wanita di satu lokasi,” ungkap Nora.

Seperti kita ketahui, bertindaks ebagai komandan upacara dalam ”Apel Bersama Hari Kartini Bersama Wanita TNI, Wanita Polisi, dan Wanita Komponen Lain Bangsa” itu adalah Kolonel CHK. Tetty Melina, Komandan Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI AD.

Turut hadir dalam apel bersama ini, yakni Panglima TNI. Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tiga kepala staf matra TNI, Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan sejumlah menteri kabinet kerja.

Diantara yang tampil gagah dan khidmat sebagai peserta dalam Apel Bersama memperingati Hari Kartini 2018 itu, adalah tiga Guru Besar Universitas Airlangga. Mereka adalah Prof. Myrtati Dyah Artaria, Dra., MS., Ph.D (FISIP), Prof. Dr. Anita Yuliati, drg., M.Kes (FKG), dan Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si (FST dan Direktur Eksekutif AGE). Mereka diundang setelah dinilai dari curriculum vitae sebagai perempuan yang menginspirasi.

Menurut drg. Nora Lelyana, event yang ia komandoi ini punya misi pesan kepada seluruh wanita bahwa acara Apel Bersama Hari Kartini bersama Wanita ini merupakan momentum untuk menyatukan dan menunjukkan berbagai kekuatan wanita Indonesia dalam bentuk upacara.

kartini unair
KEPALA Dinas Kesehatan TNI AL, Laksma. TNI drg. Nora Lelyana, yang juga Ketua IKA FKG UNAIR dengan bangga menerima Piagam Rekor Dunia MURI, atas sukses sebagai penyelenggara “Apel Bersama Hari Kartini Bersama Wanita TNI, Wanita Polisi, dan Wanita Komponen Lain Bangsa” yang dihadiri 10 ribu wanita berbagai unsur di Indonesia. (Foto: Istimewa)

Apel bersama bertema ”Wanita Indonesia Bersatu, Terwujud Pertahanan Negara yang Tangguh” itu diwarnai berbagai rangkaian kegiatan pendahuluan yang bekerjasama dengan kegiatan Kabinet Kerja RI, Dharma Pertiwi, Yayasan Kemala Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan Pia Ardhya Garini.

Acara juga dimeriahkan atraksi prajurit wanita TNI dan polisi yang mempersembahkan sendratari perjuangan ”Laksamana Keumalahayati” dan perjuangan RA Kartini. Sebanyak 150 personel melaksanakan kolone senapan, 22 personel mempertunjukkan aksi bela diri, 15 personel melaksanakan parade berkuda, 35 personel berparade memakai sepeda motor kawal, 35 personel terjun payung, dan 63 personel menampilkan kekompakannya dalam  pertunjukan rampak gendang.

Menurut drg Nora, keberhasilannya bersama seluruh tim penyelenggara ini tidak terlepas dari adanya jiwa korsa dan semangat pengabdian para “Kartini Modern” lintas matra di Republik ini.

”Memang tidak mudah untuk mengumpulkan 10 ribu lebih wanita sesuai permintaan Presiden dalam waktu satu minggu. Namun saya bangga ternyata jiwa kebangsaan wanita Indonesia sebegitu kuatnya, sehingga pagi itu mampu berkumpul dan berbaur sebanyak itu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Gilang R. Sabdho Wening

Editor : Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).