SUASANA donor darah yang berlangsung di FH UNAIR, Selasa (24/4). (Foto: Pradita Desyanti)
ShareShare on Facebook10Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebagai bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat, BEM Fakultas Hukum Universitas Airlangga menyelenggarakan donor darah. Donor darah ini menjadi kegiatan yang sering diadakan mahasiswa dari lintas fakultas dan jurusan di UNAIR.

Dalam donor darah yang berlangsung di Faculty Club, Gedung A FH UNAIR, Selasa (24/4) kemarin, beberapa calon pendonor tak dapat melangsungkan donor darah karena kurang memenuhi persyaratan. Lantas, apa saja syarat donor darah yang bisa dipersiapkan sebelum seseorang melakukan donor?

Beberapa persyaratan itu antara lain, memiliki berat badan minimal 45 kg; kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dl dan maksimal 17,0 g/dl; tidak dalam pengaruh vaksin; serta tidak dalam keadaan setelah operasi besar (setelah 1 tahun) maupun operasi kecil (setelah 6 bulan).

Seringnya, seseorang memiliki kadar hemoglobin yang rendah sehingga terhalang untuk melakukan donor darah. Untuk meningkatkan kadar hemoglobin, beberapa hal dapat dilakukan. Seperti, mengkonsumsi makanan kaya zat besi, meningkatkan asupan vitamin C, mengkonsumsi asam folat, serta makan buah bit dan apel.

Sementara itu, ada banyak manfaat yang didapat usai seseorang melakukan donor darah. Donor darah dapat menjaga kesehatan jantung dan membuat darah mengalir lebih lancar, meningkatkan produksi sel darah merah, mencegah kelebihan zat besi, serta meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Bagi pendonor, donor darah dapat berguna untuk menunjang kesehatan tubuh.

Selain itu, yang jelas, donor darah dapat membantu menyelamatkan hidup pasien yang membutuhkan bantuan darah.

Kegiatan yang bekerjasama dengan PMI Surabaya ini mendapat respon positif dari sivitas FH UNAIR. Putera selaku Menteri Pengmas BEM FH UNAIR mengatakan, kegiatan donor darah yang berlangsung tidak untuk memperingati suatu hal. Namun, murni sebagai aksi nyata dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini sebagai bentuk aksi nyata dalam pengabdian. Kita kan juga sering mendengar berita bahwa PMI kekurangan stok darah. Maka dari itu program kerja ini bertujuan untuk membantu dan selalu mendukung PMI dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” tuturnya.

Selain donor darah, program kerja Kementerian Pengmas BEM FH UNAIR antara lain Sekolah Hebat, Pengmas Berbagi, donasi bencana, dan abdi desa. (*)

Penulis : Pradita Desyanti

Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook10Tweet about this on Twitter0Email this to someone