AUBMO UNAIR Banyuwangi Gelar ”Ngaos Sareng Lare Bidik Misi”

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
-
PROGRAM pengabdian masyarakat Organisasi Mahasiswa Bidik Misi Universitas Airlangga (AUBMO) PSDKU di Banyuwangi di TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Al Hafidz Perum Sobo Indah Banyuwangi, Kamis (19/4). (Foto: Isimewa)

UNAIR NEWS – Organisasi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Airlangga (AUBMO) PSDKU di Banyuwangi kembali mengadakan kegiatan sosial. Kali ini kegiatan tersebut bertajuk Ngaos Sareng Lare Bidikmisi. Bertema ”Belajar Sambil Berbagi Satu Huruf Guna Abadi”, kegiatan itu digelar pada Kamis (19/4).

Ngaos Sareng Lare Bidik Misi dibuka oleh Hodimatum Mahiroh, ketua AUBMO PSDKU UNAIR di Banyuwangi. Kegiatan tersebut melibatkan panitia dan volunteer dari mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi.

Total ada 20 mahasiswa yang turut serta. Mereka bekerja sama dengan takmir masjid, pengajar ngaji, serta ketua RT setempat. Kegiatan itu digelar di TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Al Hafidz Perum Sobo Indah Banyuwangi. Pesertanya adalah santri dan santriwati TPQ tersebut. Yakni, mencapai 40 anak.

Menurut Koordinator Kementerian Pengabdian Masyarakat (Pengmas) AUBMO PSDKU UNAIR di Banyuwangi Hayunda Fajri Solihah, kegiatan itu merupakan proker (program kerja) pertama dari divisi pengmas.

”Alhamdulillah, kegiatan tersebut berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Para santri sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka sangat senang atas kehadiran para panitia dan volunteer. Sebab, para panitia dan volunteer ikut belajar bersama dan mendampingi para santri saat mengaji.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan sosial kemasyarakatan dengan sasaran para santriwan dan santriwati TPQ Al Hafidz Perum Sobo Indah Banyuwangi,” ujar Hyunda.

Selain sebagai pengabdian, kegiatan tersebut terselengara atas permintaan pihak TPQ karena minimnya jumlah sumber daya manusia (SDM) di sana. Mengingat, jumlah santri di TPQ tersebut lumayan banyak. Akibatnya, proses belajar belum dapat dimaksimalkan.

”Karena itu, harapannya dengan adanya kegiatan ini, permasalahan itu mampu sedikit demi sedikit diselesaikan. Sekaligus, program pengabdian tersebut menjadi ladang amal bagi mahasiswa bidikmisi untuk menularkan ilmu agama dan ngaji mereka,” ujarnya.

”Selain itu, kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut sampai pada periode kepengurusan berikutnya,” imbuhnya. (*)

Penulis: Siti Mufaidah

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu