SNMPTN
Rektor UNAIR Prof. Nasih saat memberikan keterangan terkait SNMPTN dihadapan awak media. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter1Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Hasil seleksi masuk perguruan tinggi melalui SNMPTN telah diumumkan Selasa sore, (18/4). Dari jalur tersebut, Universitas Airlangga menerima sebanyak 1658 calon mahasiswa baru. Jumlah itu berasal dari siswa terpilih pada 610 SMA/SMK sederajat di Indonesia. Dari jumlah siswa tersebut, 370 di antaranya merupakan calon mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

Dari jumlah yang diterima di UNAIR melalui jalur SNMPTN, ada sebanyak 31.235 jumlah pendaftar. Sejumlah 3.553 di antaranya merupakan pendaftar Bidikmisi.

Dihadapan awak media, Rektor Universitas Airlangga Prof. Moh. Nasih mengatakan, terkait penerimaan jalur SNMPTN, masih ada satu langkah lagi bagi calon mahasiswa untuk dinyatakan sebagai mahasiswa UNAIR. Langkah itu adalah verifikasi data faktual terkait kondisi yang bersangkutan. Utamanya, calon mahasiswa penerima Bidikmisi.

Untuk calon mahasiswa Bidikmisi, jika lolos verifikasi, maka ia diterima sebagai mahasiswa penerima Bidikmisi. Jika tidak, maka yang bersangkutan tetap diterima namun membayar biya kuliah sesuai SOP yang ditetapkan.

“Status sebagai mahasiswanya diterima, tapi status penerima bidikmisi belum tentu. Kita verifikasi dulu,” ujar rektor.

Usai pengumuman, calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN diimbau untuk hadir di lokasi perguruan tinggi terpilih. Secara serentak, peserta yang usai  melakukan pra daftar ulang dianjurkan untuk daftar ulang. Pelaksanaan daftar ulang jalur SNMPTN serentak dilakukan pada 8 Mei 2018 bertepatan dengan seleksi jalur SBMPTN.

Jika calon mahasiswa tidak datang untuk melakukan daftar ulang, hal itu mengindikasikan bahwa yang bersangkutan mengikuti seleksi lain. Artinya, ia menyia-nyiakan kesempatan untuk kuliah. Atas konsekuansi ini, pihak sekolah akan mengalami blacklist dan peserta dianggap mengundurkan diri.

“Bagi yang sudah diterima, tidak ada larangan untuk ikut (seleksi lain, Red). Tapi kalau tidak datang (daftar ulang, Red), mereka dianggap undur diri, keseriusannya dipertanyakan. Sekolah akan kena imbasnya,” terang rektor.

Dalam kesempatan itu pula, Prof. Nasih mengucapkan selamat kepada siswa yang telah diterima. Bagi yang belum ditertima, lanjutnya, diharap untuk tidak patah arang karena masih ada kesempatan lain untuk mendaftar di UNAIR.

“Bagi yang belum diterima, masih ada peluang di jalur SBMPTN dan Mandiri,” tegasnya.

Di akhir, kepada calon mahasiswa yang telah diterima, Nasih mengimbau agar lebih cermat dalam membaca prosedur. Segala persyaratan untuk melakukan daftar ulang dapat dilihat di laman PTN masing-masing. Di UNAIR, calon mahasiswa dapat melakukan akses melalui http://regmaba.unair.ac.id/ .

“Bacalah prosedur dengan cermat. Segera lengkapi. Karena tanggal 25 nanti singkat sekali,” tandasnya. (*)

Penulis: Binti Quryatul M

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter1Email this to someone