Purna Tugas
Wakil Dekan I FISIP UNAIR Prof. Budi Prasetyo saat memotong tumpeng dihadapan purna tugas. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Acara peringatan hari lahir yang keempat Paguyuban Purna Bhakti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga pada Rabu (11/4), diisi dengan kegiatan reuni. Kegiatan reuni itu juga bertujuan sebagai bentuk syukur bagi para dosen dan karyawan yang sudah purna tugas. Meski demikian, pada acara itu tidak hanya dihadiri dosen dan karyawan purna tugas, tetapi juga dosen dan karyawan yang masih aktif bekerja.

Bertempat di Ruang 104 Gedung C FISIP UNAIR, momen bahagia itu kental dirasakan oleh seluruh peserta. Pasalanya, usai lama tidak bersua dan kemudian dipertemukan kembali dalam keadaan yang berbeda. Terlebih paguyuban itu baru dibentuk sejak tahun 2014.

“Hal ini bisa terlaksana karena ada sambung rasa bahwa dulu pernah bekerja bersama-sama. Kemudian semenjak purna tugas sudah jarang bertemu. Dengan adanya paguyuban ini menunjukan bahwa kita tetap orang FISIP,” terang Haryadi yang merupakan mantan Dekan FISIP UNAIR.

Perlu diketahui, menambahkan pernyataan Haryadi, Sudirman selaku salah satu karyawan yang telah purna tugas mengatakan bahwa menjadi purna tugas tidaklah mudah. Hal itu, menurutnya, perlu pembiasaan diri. Apalagi dari yang sebelumnya bekerja kemudian harus mandek kerja.

“Saya sudah bekerja selama 29 tahun sebagai karyawan di FISIP dan semenjak pensiun aktivitas semakin berkurang,’’ ujar Sudirman.

Kemudian, acara puncak yang dihadiri oleh puluhan purna tugas itu ditandai dengan potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Harapan saya adalah paguyuban ini tetap terus berlanjut karena bermanfaat khususnya bagi dosen dan karyawan yang telah pensiun. Paguyuban seperti ini tidak hanya di FISIP saja tapi di lain FISIP sehingga silaturahmi tetap terjaga,’’ lanjut Sudirman yang sekarang bekerja sebagai petugas kebersihan Masjid Ulul Azmi Kampus C UNAIR.

Selain sebagai ajang untuk silaturahmi, paguyuban itu juga menjadi media bagi para dosen dan karyawan untuk menggelar berbagai acara seperti seminar, ceramah, dan rekreasi. Selain itu, adanya paguyuban itu juga menjadi wadah pengembangan dunia usaha, yakni dengan adanya kantin purna tugas di FISIP UNAIR. Kantin yang terletak di depan gedung A FISIP UNAIR itu menjajakan jajanan yang semua berasal dari olah tangan para purna tugas. Tidak hanya menjual makanan, namun kantin tersebut juga menjual hasta karya.

 

Penulis: Tunjung Senja

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone