Inovasi
Mahasiswa Manajemen Perhotelan UNAIR usai kegiatan handsome class. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebagai salah satu universitas ternama di Indonesia, Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki banyak inovasi dari setiap fakultasnya. Salah satu inovasi itu dapat ditemukan dalam kegiatan perkuliahan mahasiswa Prodi Manajemen Perhotelan (MH) di Fakultas Vokasi.

Manajemen Perhotelan memiliki kegiatan pembelajaran yang unik, yaitu Beauty Class dan Handsome Class yang dilaksanakan pada Senin lalu (9/4). Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester empat itu merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Pelayanan Prima.

Menurut Dian Yulie Reindrawati S.Sos., M.M, selaku Koordinator Prodi MH, Pelayanan Prima adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang prima kepada costumer. Penampilan, lanjutnya, menjadi salah satu komponen utama dalam pelayanan prima.

“Saya pikir penting bagi anak-anak untuk tidak make-up berlebihan. Sekarang kalau kita di hotel, akan merasa malas kalau dilayani oleh yang berpakaian lusuh,” ujar inisiator dari kedua kegiatan itu.

Selanjutnya, kegiatan itu diadakan secara terpisah. Beauty Class diadakan untuk mahasiswi, sedangkan Handsome Class diadakan untuk mahasiswa. Kedua kelas itu dibimbing oleh Sella dan Iwan. Keduanya berpengalaman dalam dunia tata rias wajah. Dalam pelaksanaannya, kedua kelas diadakan dengan cara yang tidak membosankan. Hal itu dapat dilihat dari respon peserta yang penuh tawa dan partisipatif.

Langsung Praktik

Untuk efektifitas pelaksanaan kegiatan, setiap peserta dalam acara itu diwajibkan untuk membawa alat-alat rias dan kosmetik. Kemudian, dibimbing oleh Sella dan Iwan melalui penjelasan dan pemodelan. Sehingga, tidak hanya berdasarkan kepada penjelasan, melainkan juga praktik.

Kemudian, semua mahasiswa yang mengikuti kegiatan itu menirukan model pembimbing. Sesekali, kelas menjadi begitu ramai. Akan tetapi, pembimbing mampu mengembalikan kefokusan kelas dengan baik.

Baik Beauty Class dan Handsome Class, jelas Iwan, mengajarkan mahasiswa MH untuk menata dirinya dengan tepat. Tidak berlebihan dan untuk menonjolkan kelebihan wajah.

Make-up untuk tidak untuk mengubah apa yang sudah ada di wajah kita. Hanya untuk menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan-kekurangan yang ada,” ujarnya.

Kedua kegiatan tersebut, tambah Iwan, memang untuk mata kuliah. Tetapi, keduanya berbeda dari tugas.

“Memang untuk praktik. Kalau di Fakultas Vokasi itu 60% praktik 40% teori. Jadi untuk tugas teorinya sendiri itu jarang,” ungkap Iwan. (*)

Penulis: Moh. Alfarizqy

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone