PTNBH Didorong untuk Bersaing dengan Kampus Dunia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PTNBH
Rektor UNAIR Prof. Nasih (tengah) bersama rektor PTNBH lainnya saat MoU kerja sama Tridharma. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Sebelas Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang ada di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi dituntut untuk mampu bersaing dengan perguruan tinggi berkelas dunia. Hal itulah yang selalu ditegaskan oleh Menteri Kemenristek Dikti M. Nasir saat menghadiri Pertemuan 11 PTNBH di Kampus Institut Teknologi Sepuluh November pada Rabu (4/4).

Di hadapan para peserta yang terdiri atas Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik (SA), dan rektor sebelas PTN BH itu, Nasir juga berharap bahwa PTN yang diberikan otonomi untuk mengatur berbagai kebijakan kampus secara mandiri itu mampu terus berpacu dan memiliki daya saing.

“Adanya otonomi yang dimiliki PTNBH, kami harap hal itu mampu menjadi pemicu untuk terus mendukung pembangunan nasional dalam menghadapi persaingan global,” paparnya.

Bukan hanya itu, Nasir juga kembali menegaskan bahwa adanya perubahan dan dinamika yang ada di dunia pendidikan tinggi harus disikapi dengan bijak dan positif. Dalam hal itu, Nasir memberikan pernyataan mengenai rencana masuknya kampus asing ke Indonesia. Baginya, hal itu harus disikapi dengan baik dan bijak secara bersama-sama.

“Dengan ini saya harap PTNBH mampu untuk menyikapi dengan bijak. Selain itu, saya ajak semuanya untuk turut meningkatkan riset dan inovasi agar mampu bersaing dengan kampus unggul di dunia,” terangnya.

Kemudia, Nasir juga membeberkan berbagai capaian kampus di Indonesia yang sudah masuk dalam kategori 500 kampus dunia. Menurutnya, ada beberapa kampus yang sengaja didorong untuk menjadi bagian dari 500 besar kampus dunia.

“Melalui otonomi ini pula, kami berharap percepatan kampus di Indonesia untuk masuk dalam kategori 500 kampus dunia bisa terwujud,” ucap Nasir.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga Prof. Moh. Nasih yang dalam acara tersebut berkesempatan menjadi moderator diskusi tentang pemberdayaan aparatur negara. Dalam kesempatan itu, Prof. Nasih mengatakan bahwa modal pembangunan bangsa itu berangkat dari pemikiran kreativitas dan inovasi.

“Untuk itu dalam menata dan mengembangkan SDM, tentu ada spefikisi cara dan pengembangan,” ujarnya.

Dalam acara yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Lantai 11, Gedung Research Center ITS, itu, juga dilangsungkan kegiatan MoU kerja sama Tridharma antar Rektor PTNBH dan Deklarasi Forum Guru Besar. (*)

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu