BEM Kita
Ilustrasi oleh Feri Fenoria
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Liputan khusus yang menggali berbagai hal tentang Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) masih berlanjut. Kesempatan kali ini, UNAIR NEWS akan mengulas sosok Nanda Danu Lukita. Danu panggilan akrab mahasiswa asal Magetan itu, pada tahun 2018 dipercaya menjadi ketua BEM Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR.

Perihal organisasi, Danu memang sudah memiliki banyak pengalaman. Tercatat, sewaktu menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ia sudah aktif berorganisasi. Hal itu terbukti saat di tahun pertama sekolah, Danu didapuk menjadi ketua 1 OSIS. Bahkan, di tahun kedua, ia diamanahi menjadi Ketua Umum OSIS.

Tidak puas begitu saja, dunia organisasi nampaknya terus ia tekuni hingga bangku kuliah. Hal itu dapat dilihat dari alasan saat ditanya keinginan mendaftar menjadi Ketua BEM FPK. Bagi Danu, dua tahun pertama yang ia lakoni di BEM FPK sebagai staf harus terus dilanjutkan.

“Dua tahun sebelumnya di BEM FPK saya sudah menjadi staff dan kepala departemen. Di tahun ketiga ini meskipun ada dorongan untuk berkiprah di organisasi yang lebih besar lagi, tapi karena rasa sayang saya ke FPK, jadi saya memilih untuk mengabdikan diri di BEM FPK,” ungkap Danu.

Mengenai program kerja unggulan yang akan dikerjakan pada masa kepemimpinanya, Danu menuturkan bahwa BEM FPK mempunyai dua fokus besar yang dipilih. Kedua hal itu ialah branding dan internalisasi. Menurut Danu, branding akan dilakukan dengan memunculkan program kerja baru seperti Kompetisi Futsal antar SMA dan Seminar Internasional Tahunan yang bekerja sama dengan dosen.

“Sedangkan fokus internalisasi ini diperlukan karena kami ingin menumbuhkan sense of belonging  BEM bagi semua anggota. Selain itu, kami juga ingin menyisipkan nilai-nilai kaderisasi agar dalam menjalankan roda organisasi bisa semakin mudah,” tutur Danu.

Untuk itulah, Danu dan tim memberikan nama Kabinet BEM FPK dengan sebutan Kabinet Sinergisitas. Menurut Danu, pemilihan nama sinergisitas diambil karena sesuai dengan tujuan BEM FPK. Yakni ingin memperkuat rasa percaya semua komponen di FPK sehingga bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan baik.

“Apasih BEM tanpa dukungan kalian semua (civitas FPK, red). Karena itu mari kita membangun FPK bersama-sama,” ajak Danu kesemua civitas FPK UNAIR.

Pada akhir perbincangan, Danu memberikan sedikit celetukannya yang sering ia gunakan untuk mendorong dan membangkitan semangat teman-teman disekitarnya.

“Saya yang dari SMK saja bisa, tentu kamu juga bisa,” pungkasnya.

 

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone