dosen umm
KETUA Senat Akademik Universitas Airlangga Prof. Joewono Soeroso memberi ucapan selamat usai menyerahkan Piala suvenir wisudawan terbaik kepada Raditya Weka Nugraheni, disaksikan Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook36Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Usaha yang dilakukan Raditya Weka Nugraheni selama menempuh perkuliahan, mendapatkan hadiah yang spesial. Perempuan dengan panggilan Dita ini meraih gelar wisudawan terbaik program Magister (S2) Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, pada wisuda periode Maret 2018. Ia meraih IPK 3,85.

Penyuka pelajaran kimia dan biologi ini pada topik penelitian tesisnya mengembangkan penelitian dosen pembimbingnya, Helmy Yusuf, M.Sc., Apt., Ph.D., yang kemudian disempurnakan lagi.

“Penelitian ini merancang formula prototype untuk sediaan vaksin kering. Hal itu karena sediaan obat dalam keadaan cair akan terdegradasi ketika terkena air dan rusak pada suhu tinggi,” paparnya.

Setelah menyelesaikan penelitiannya Dita ditarget untuk publikasi jurnal ilmiah internasional. Ini yang dirasa Dita sulit, karena belum terbiasanya menulis dalam bahasa Inggris, jadi banyak revisi. Selain itu, dalam publikasi penelitian itu harus punya novelty (kebaruan) dan data yang tervalidasi. Hasil usahanya terbayar terhitung 6 bulan sejak submission hingga publication.

“Saya rasa semua itu tantangan yang dialami bagi semua mahasiswa Pascasarjana. Alhamdulillah akhirnya naskah dapat dipublikasi di jurnal terindeks scopus berkat bantuan Pak Helmy Yusuf dan Pak Dr. Dwi Setyawan, Apt,” tambah Dita.

Dita kini sedang menjalani sebagai tenaga pengajar di Departemen Farmasetika, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ia berharap, tesis dan jurnalnya yang telah terunggah ini dapat meningkatkan mutu produk, menekan biaya penyimpanan, dan memproduksi vaksin dapat ditekan.

“Prinsip yang saya pegang, ya belajar bukan hanya untuk berprestasi diri sendiri, tapi lebih dari itu belajar itu harus ada kemanfaatan yang dirasakan oleh orang banyak,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor : Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook36Tweet about this on Twitter0Email this to someone