DIREKTUR Kemahasiswaan UNAIR M. Hadi Subhan Dr., SH., MH., C.N., saat memebrikan sambutan dalam seleksi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNAIR di Banyuwangi tersebut dilaksanakan pada Minggu, (18/3). (Foto: M. Najib Rahman)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Untuk mencari bibit-bibit unggul sebagai kafilah (kontingen) yang akan mewakili kampus dalam pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa (MTQM) pada Juli mendatang, Universitas Airlangga mengadakan seleksi bagi seluruh mahasiswa. Kegiatan yang juga diikuti sebagian mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNAIR di Banyuwangi tersebut dilaksanakan pada Minggu, (18/3).

Kegiatan di Masjid Ulul Azmi, Kampus C UNAIR, itu turut dihadiri Direktur Kemahasiswaan UNAIR M. Hadi Subhan Dr., SH., MH., C.N. Sebelum membuka kegiatan tersebut, Hadi berpesan kepada seluruh peserta untuk bersemangat dalam mengikuti kegiatan itu. Juga, berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meningkatkan prestasi dari tahun sebelumnya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 12 bidang yang dimusabaqahkan. Yakni, Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Tartilil Quran, Musabaqah Hifzhil Quran 3 juz, Musabaqah Hifzhil Quran 5 juz, Musabaqah Hifzhil Quran 10 juz, Musabaqah Fahmil Quran, Musabaqah Syahril Quran, Musabaqah Khaththil Quran, Musabaqah Karya  Tulis Ilmiah Kandungan Al-Quran, Debat Ilmiah Kandungan Al-Quran dalam Bahasa Arab, Debat Ilmiah Kandungan Al-Quran dalam Bahasa Inggris, dan Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Quran.

Achmad Shiddiq Ali Madurijal selaku koordinator kegiatan itu menyatakan, seluruh mahasiswa UNAIR bisa mengikuti seleksi tersebut. Adapun umur maksimalnya ialah 23 tahun. Di samping itu, bukan hanya mahasiswa UNAIR yang berada di Surabaya. Mahasiswa UNAIR di Banyuwangi juga diundang untuk mengikuti seleksi tersebut.

Shiddiq menambahkan, ke depan para pemenang mendapatkan pembinaan. Pembinaan tersebut bersifat wajib bagi pemenang seleksi. Panitia juga membuka kesempatan bagi peserta yang belum menang seleksi untuk mengikuti pembinaan itu. Dalam pembinaan tersebut, peserta yang menang seleksi maupun yang belum mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti lomba MTQM mewakili UNAIR.

“Dalam pembinaan ini, nanti ada seleksi yang lebih mendalam. Nanti pembina menentukan siapa yang benar-benar bisa ikut untuk menjadi kafilah UNAIR. Jadi, seleksi ini hanya sebagai motivasi,” ungkap mahasiswa Biologi 2015 itu.

Melihat prestasi yang lumayan bagus pada tahun sebelumnya, tahun ini panitia memiliki target lainnya. Yakni, dapat masuk lima besar terbaik nasional. Pada akhir, Shiddiq berharap dengan adanya kegiatan tersebut, dapat terjaring calon-calon kafilah terbaik yang bisa meningkatkan prestasi UNAIR. Termasuk menumbuhkan rasa cinta mahasiswa dan memotivasi mereka untuk lebih bersemangat mempelajari Al-Quran. (*)

 

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).