tak menyangka
YUNITA ketika menerima piagam penghargaan dan piala yang disampaikan Ketua Senat UNAIR Prof. Joewono Soeroso disaksikan Rektor Prof. M Nasih. (Foto: Bambang ES)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS Yunita Dyah Kusumaningrum patut bangga. Pasalnya, mahasiswa asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu sebagai wisudawan terbaik S-1 Pendidikan Apoteker, Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga. Yunita berhasil membukukan IPK 3,77.

Ia mengaku sangat senang dan tidak menyangka akan meraih predikat tersebut. Padahal ketika di semester akhir ia justru jatuh sakit dan memerlukan waktu penyembuhan relatif lama. Ia sakit diperkirakan karena kebiasaan yang dilakukan ketika sedang semangat saat mengerjakan skripsi, misalnya sering melewati jam makan dan istirahat yang kurang. Dampaknya, ia terpaksa menunda pengerjaan skripsinya.

“Saya akui, melihat teman-teman sudah lulus, sementara saya menunda untuk menyelesaikan skripsi dan mengonsumsi obat, tentu cukup berat untuk dijalani. Namun, lama-lama saya berfikir pasti ada hikmah dari kejadian ini. Selagi dalam penyembuhan saya tetap bersemangat menyelesaikan skripsi,” jelasnya.

Tekad Yunita, ia akan mampu mengerjakan skripsinya yang berjudul “Analisis Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Rawat Inap Anak di KSM Ilmu Kesehatan Anak Menggunakan Defined Daily Dose (DDD) yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Dalam skripsi itu, ia mencoba menggambarkan kuantitas penggunaan, pola penggunaan, dan tren penggunaan antibiotik pada pasien anak untuk prediksi awal pengunaan antibiotik.

“Prediksi awal itu untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik dan mencegah resistensi dengan metode DDD yang membandingkan pemakaian antibiotik secara berlebihan (overuse), kurang (underuse), atau salah penggunaan (misuse),” paparnya.

Ia berharap hasil skripsinya ini dilanjutkan dengan penelitian evaluasi penggunaan antibiotik yang menggunakan metode Gyssen’s, sehingga penelitian dapat mendukung hal-hal yang telah ia lakukan. Yunita berpesan untuk yang sedang menjelesaikan skripsi agar fokus dalam menyelesaikannya, tetapi juga jaga kesehatan.(*)

Penulis : Hilmi Putra Pradana

Editor : Nuri Hermawan

 

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone