Kampus Sobo
Gedung perkuliahan PSDKU UNAIR Banyuwangi di Kampus Sobo. (Foto: Feri Fenoria R)
ShareShare on Facebook45Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Upaya akreditasi empat program studi di lingkungan kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga di Banyuwangi terus dilakukan. Penataan kurikulum, pembenahan fasilitas, dan perbaikan kelengkapan keperluan untuk akreditasi telah dipersiapkan.

Mengenai hal itu, Koordinator PSDKU UNAIR di Banyuwangi Prof., Dr., Suryanto, M.Si., menuturkan bahwa target akreditasi untuk empat prodi tersebut sudah dipersiapkan sejak tahun lalu. Pasalnya, akreditasi prodi sangat erat kaitannya dengan kualitas lulusan yang akan memasuki dunia kerja.

“Karena itu, kami berkomitmen bahwa pada tahun ini, kesemua prodi harus sudah terakreditasi,” tandas Prof. Suryanto.

Sementara itu, ditemui UNAIR NEWS pada kesempatan yang berbeda, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR Prof. Dr. Mirni Lamid, drh., MP., menyatakan bahwa perihal akreditasi, pihaknya tidak tinggal diam. Berbagai upaya seperti dorongan untuk meredesain kurikulum dan penambahan sarana untuk praktikum terus dilakukan.

“Kami tidak tinggal diam dan melepaskan mereka begitu saja. Mahasiswa PSDKU UNAIR di Banyuwangi juga tanggung jawab kami. Jadi, target kami nilai akreditasi minimal B harus bisa,” ungkap Prof. Mirni. “Kalau nilai A belum bisa. Sebab, kami belum memiliki lulusan,” imbuhnya.

Senada dengan Prof. Mirni, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR Prof. Dr. Pudji Srianto, M.Kes., menegaskan bahwa perihal akreditasi prodi PSDKU UNAIR di Banyuwangi, pihaknya berusaha untuk mendapatkan nilai B. Meski prodi pendidikan dokter hewan nanti harus melanjutkan pendidikan profesi di kampus UNAIR Surabaya, pihaknya tetap berusaha agar prodi pendidikan dokter hewan PSDKU UNAIR di Banyuwangi memiliki nilai akreditasi B.

“Untuk pendidikan profesi dokter hewan, mahasiswa kami yang di PSDKU akan kami tarik di Surabaya. Namun, sementara ini kami tetap berusaha agar akreditasi yang akan keluar bisa baik,” tutur Prof. Pudji.

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook45Tweet about this on Twitter0Email this to someone