Ke Perancis, UNAIR Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Lintas Negara

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kolaborasi UNAIR
Penandatangan MoU antara UNAIR dengan Ecole Nationale Veternaire de Nantes FRANCE di KBRI Perancis, disaksikan oleh Atase Pendidikan dan Acting Ambasador. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Guna meningkatkan rekognisi Universitas Airlangga di mata dunia internasional, Rektor UNAIR beserta jajaran melakukan kunjungan strategis ke daratan Eropa, tepatnya Paris, Perancis. Dalam kunjungan itu, UNAIR berpartisipasi aktif sebagai coorganiser conference bertajuk International and Mulidiciplinary Conference. Rektor berangkat bersama 20 presenter dari berbagai fakultas di lingkungan UNAIR.

Kunjungan pertama berlangsung Rabu (14/3) di Université Paris 1 Panthéon-Sorbonne, Paris. Dalam kesempatan itu, Prof. Nasih membuka konferensi bersama perwakikan dari University of Le Havre, Universite Paris I Pantheon-Sorbonne, dan Kedutaan Besar India.

“Perjalanan ini adalah bagian dari kunjungan strategic ke Eropa, dimana pertama UNAIR berpartisipasi aktif sebagai coorganiser conference,” ujar Sekretaris Airlangga Global Enggagement (AGE) Dian Ekowati, SE., M.Si., M.AppCom(OrgCh)., Ph.D.

Beberapa akademisi UNAIR yang terlibat konferensi antara lain Rachmah Ida (FISIP), Nur Wulan (FIB), Emy Susanti (FISIP), Diah Ariani Arimbi (FIB), Tri Martiana (FKM), Margaretha (FPsi), Santi Martini (FKM), Yuni Sari Amalia (FIB), Rudi Purwono (FEB). Dalam konferensi itu, mereka membawakan topik yang berbeda. Diantaranya, meliputi tema tentang ekonomi, psikologi, gender, budaya, kesehatan, dan topik lain yang memiliki isu terkini.

Kepada seluruh hadirin, Rektor UNAIR menyampaikan berbagai hal tentang sistem ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyinggung tentang perkembangan ekonomi di Asia termasuk Indonesia. Selanjutnya, Prof. Nasih juga menyinggung prediksi PricewaterhouseCoopers (PwC) yang menyatakan tiga negara di Asia yaitu Cina, India, dan Indonesia akan berada di lima besar negara dengan pertumbuhan pasar tertinggi yang akan mendominasi pasar dunia di tahun 2050.

“Proyeksi itu hanya akan terwujud atas kerjasama semua pihak. Agar, pertumbuhan ekonomi itu tidak hanya dinikmati oleh pihak tertentu,” ujar rektor dalam pidato.

Selain itu, masih di hari yang sama, rektor melakukan penandatanganan MoU kerja sama dalam hal pengembangan pendidikan dan penelitian antara UNAIR dengan Ecole Nationale Veternaire de Nantes France. MoU itu berlangsung di KBRI Perancis dan disaksikan oleh Atase Pendidikan dan Acting Ambasador. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu