fk juara

Mahasiswa FK UNAIR Raih Tiga Juara di Kompetisi Ilmiah ”Aesculapius” di Jakarta

UNAIR NEWS – Para Satria Airlangga tak lelah-lelahnya dalam mereguk prestasi. Lagi-lagi tim mahasiswa S-1 Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga berhasil meraih tiga juara pada kompetisi ilmiah Atma Cordis Ilmiah Aesculapius 2018 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Belasan Fakultas Kedokteran dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kompetisi ini.

Dalam Aesculapius 2018 sebagai kompetisi ilmiah itu antara lain memperlombakan lomba Esai Ilmiah, Poster Ilmiah, dan Poster Kesehatan Masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 28 Februari hingga 3 Maret 2018 itu, tim FK UNAIR meraih Juara I di cabang lomba Esai Ilmiah yang dipandegani oleh Chabib Fachry Albab dan Glazydia Juwita Rachma.

Kemudian duta di cabang lomba Poster Ilmiah, Tim FK UNAIR merebut Juara II, melalui karya Farmindo Hartono dan Kevin Luke. Sedang raihan Juara III diperoleh dari cabang lomba Poster Kesehatan Masyarakat hasil karya kreatif Alfin Putratama dan Annora Zerlina Lysandra.

Seperti diketahui, pada cabang lomba Poster Kesehatan Masyarakat, FK UNAIR mengirimkan satu tim saja yang terdiri dua mahasiswa. Sedangkan pada cabang lomba Poster Ilmiah FK UNAIR mengirimkan tiga tim, masing-masing beranggotakan dua mahasiswa. Kemudian pada cabang Essai Ilmiah dan Karya Tulis Ilmiah mengirimkan dua tim, yang masing-masing tim juga terdiri dari dua mahasiswa.

”Acaranya seru dan menarik. Selain itu, kami juga bisa mendapatkan pengalaman serta teman baru dari berbagai universitas di Indonesia,” komentar Alfin Putratama, peraih juara pada cabang lomba Poster Kesehatan Masyarakat.

fk juara
DELEGASI FK UNAIR yang mengikuti kompetisi ilmiah ”Atma Cordis Ilmiah Aesculapius 2018” di kampus FK Unika Atma Jaya Jakarta. (Foto: Istimewa)

Pada awalnya, Alfin dan pasangannya punya ekspektasi dan memperkirakan bahwa acaranya akan membosankan. Tetapi setelah diikuti, ternyata justru diluar ekspetasinya. ”Sangat seru! Panitianya juga sangat ramah dan acaranya menyenangkan serta mendidik,” lanjut Alfin.

Tahun ini, kompetisi Aesculapius 2018 mengangkat fokus pada Cerebro-cardiovascular disease. Sedangkan beberapa karya mahasiswa FK UNAIR yang dikirimkan ke panitia Aesculapius di Atma Jaya antara lain: naskah Essai Ilmiah berjudul “Biobricks: L-arginine Mini Factory” oleh Chabib Fachry Albab dan Glazydia Juwita Rachma.

Kemudian di cabang Poster Ilmiah mengirim karya bertajuk “Efektivitas PCSK9 Inhibitor dan SIRT6 dengan Delivery System Nanopartikel 23-mer polu-Guanine sebagai Modalitas Terapi Arterosklerosis” oleh Alfian Nurfaizi dan Muhammad Hanun Mahyuddin. Kemudian ”Optimalisasi Radiotracer 32P pada Stent Cardio Arteri Coroner yang Terinjeksi Curcumin Curcuma longa Beserta Serum Vitamin C sebagai Anti-agregasi Platelet dan Kontrol Viskositas Darah Pasca Angioplasty pada Usia Dewasa Muda” karya Hana Aqilah Nur Imania dan Salwa Putri Qurrotuaini.

Pada nomor lomba Poster Kesehatan Masyarakat FK UNAIR mengirimkan karya berjudul “Hajar Stroke” hasil kreasi Alfin Putratama dan Annora Zerlina Lysandra. Sedangkan di nomor Poster Ilmiah dan Karya Tulis Ilmiah menyertakan karya bertajuk “Penggunaan Capsaicin Cabai Rawit (Capsicum frutescens) Berbasis Teknologi Nanopartikel MPEG-PCL sebagai Alternatif Prevensi Aterosklerosis Berbasis Herbal” oleh Farmindo Hartono dan Kevin Luke.

Menurut Kevin Luke, sebagai salah satu delegasi FK UNAIR, Aesculapius 2018 ini sangat berbeda dengan lomba lainnya. Disini ada beberapa kegiatan yang dikemas dengan baik, sehingga perlombaannya jadi lebih menarik. Selain mengikuti perlombaan, peserta juga diajak bermain dan berkeliling ibu kota serta mengikuti seminar yang up to date, yakni seminar dengan kondisi kesehatan Indonesia saat ini.

”Perasaan kami, mendapatkan juara yang pertama kali ini ya kaget, bahagia, dan tentu saja sangat senang karena bisa turut serta memberikan kebanggaan bagi UNAIR, apalagi ini dalam kompetisi keilmiahan. Harapan saya kedepan semoga selanjutnya UNAIR akan lebih banyak mengirimkan delegasi untuk mengikuti lomba, serta meraih juara di setiap cabang yang dilombakan,” demikian komentar Annora. (*)

Penulis : Hana Aqilah Nur Imania

Editor : Bambang Bes.