hampir menyerah
KENT menerima piala tanda wisudawan terbaik dari Ketua Senat Akademik UNAIR Prof. Joewono Soeroso, disaksikan Rektor Prof. M Nasih. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook40Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

WARTA UNAIR – Problematika dalam dunia perkuliahan hampir selalu ada, terlepas dari persoalan individu, kelompok, maupun lainnya. Namun, yang menjadi penting adalah ketika seseorang mampu meyakinkan dirinya untuk tetap bertahan dan tetap menjalani pilihannya.

Sikap Kent Sidharta, wisudawan terbaik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga ini, rupayanya perlu diapresiasi atas kegigihannya. Pasalnya, selama 3,5 tahun menjalani kuliah, dirinya sempat dilanda perasaan ingin menyerah, bahkan merasa sudah tidak dapat bertahan lagi. Namun, masa-masa tersebut dapat dilalui dengan baik berkat dorongan dari lingkungan sekitarnya.

“Kalimat yang paling dianggap remeh justru tips yang paling kuat. Jangan menyerah dan lakukan yang terbaik. Mungkin terdengar klise, tapi kalau dijalani benar-benar dapat membantu sekali,” ungkap peraih IPK 3,90 ini.

Selama tiga setengah tahun S1, tambahnya, banyak sekali momentum dan kejadian yang membuatnya hampir mau menyerah.  Bahkan tak jarang hampir angkat tangan, pasrah. Tapi akhirnya selalu saja ada yang memotivasi, meskipun sedikit tapi memberi dampak nyata.

“Kadang yang kita lakukan belum tentu yang terbaik dan kita pun tidak tahu kalau itu bukan yang terbaik. Jadi harus introspeksi sendiri, apakah usaha kita sudah paling maksimal atau belum,” ujar mahasiswa kelahiran 1996 ini.

Ditanya terkait prestasi, Kent juga tidak jarang mengikuti kompetisi. Tiga prestasi pernah diraihnya. Diantaranya lomba literature review oleh Universitas Indonesia, dan berhasil mengantongi juara runner up bersama dua rekannya. Saat ini, Kent tengah mempersiapkan diri menjalani profesi guna menyelesaikan pendidikannya. (*)

Penulis : Pradita Desyanti

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook40Tweet about this on Twitter0Email this to someone