Selain Sarjana, UNAIR Siapkan Mahasiswa Jadi Wirausaha

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PPKK AEE
Dari kiri, Venny Melati; Tri Siwi Agustin; dan Avelina saat memberikan paparan dalam talk show bertema kewirausahaan di hadapan calon mahasiswa pada Minggu, (25/2) di Airlangga Convention Center. (Foto: Feri Fenoria R)

UNAIR NEWS – Sembari belajar, juga memiliki penghasilan sendiri. Kenapa tidak? Bahasan itu menjadi topik yang diangkat dalam talk show penutup Airlangga Education Expo (AEE) 2018 di Airlangga Convention Center (ACC), Minggu (25/2). Menjadi narasumber, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tri Siwi Agustina dari Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Universitas Airlangga memberikan gambaran tentang dunia wirausaha di kampus.

Selain itu, dua mahasiswa pelaku bisnis turut dihadirkan dalam talk show tersebut. Yakni, Avelina, mahasiswa akuntansi, pemilik Sempol Mumang, serta Venny Melati, mahasiswa manajemen, pemilik Beauty Nature Masker Kefir dan Nasi Yolk Time.

Kepada para calon mahasiswa, Tri menjelaskan bahwa UNAIR tidak hanya menyiapkan para mahasiswa untuk menjadi sarjana. Namun, menjadi seorang wirausaha juga menjadi sasaran pengembangan yang diberikan.

UNAIR memberikan fasilitas terhadap para mahasiswa yang ingin berwirausaha melalui pendampingan pelatihan dan pengawasan dari PPKK. Berbagai program kewirausahaan dapat diikuti para mahasiswa UNAIR. Salah satunya, PMW (Pekan Mahasiswa Wirausaha). Yakni, sebuah program yang memberikan fasilitas pendampingan dan pendanaan terhadap ide serta konsep usaha mahasiswa yang terpilih.

”Telah banyak wirausaha mahasiswa yang muncul melalui event ini (PMW, Red),” sebutnya.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tri Siwi Agustina dari Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Universitas Airlangga saat memberikan paparan dalam AEE. (Foto: Feri Fenoria)

Tri menambahkan, kini telah terjadi virus kewirausahaan bagi generasi saat ini. Hal tersebut terjadi karena cepatnya laju perkembangan teknologi. Akibatnya, orientasi kehidupan lebih banyak dipengaruhi oleh media sosial. Karena itu, peluang usaha, baik mikro maupun makro, sangat terbuka.

Di sisi lain, Avelina menyampaikan latar belakang usahanya muncul. Usahanya didasari dari keinginannya untuk membuat produk yang unik, berbeda dengan yang lain. Ide Sempol Mumang pun muncul.

”Saya ingin membuat produk sempol yang berbeda dengan yang lain. Yakni, ada keju dan bahan makanan yang kekinian lainnya,” jelasnya.

Menambahkan pernyataan Avelina, Venny menyampaikan hal yang serupa. Teori-teori dari kelas menuntunnya pada usaha yang digelutinya kini. Selain itu, cerita Venny, dirinya mengalami jerawat di wajah kala itu. Akhirnya, hal tersebut memberikan ide untuk membuat produk yang disebut Beauty Nature Masker Kefir itu.

”Dulu wajah saya berjerawat yang lumayan. Ini terjadi karena saya suka berganti masker. Melalui pengalaman ini, muncul ide membuat produk Nature Masker Kefir,” ungkapnya.

Sementara itu, memberikan simpulan dalam talk show tersebut, Tri menyampaikan bahwa banyak wadah pengembangan diri di UNAIR. Salah satuny bidang kewirausahaan.

”Di UNAIR, adek-adek tidak hanya dituntut menjadi serjana, tapi juga mampu berwirausaha serta menciptakan pekerjaan. Kembangkan dan optimalkan kemampuan diri kalian di sini,” sebutnya. (*)

Penulis: Feri Fenoria

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu