Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA., saat berdiskusi bersama dengan Ketua MUI Pusat KH. Ma’ruf Amin. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Kedatangan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Ma’ruf Amin disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Airlangga. KH. Ma’ruf Amin yang juga anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UNAIR itu datang untuk memenuhi undangan dari MWA guna memberikan sejumlah masukan.

Dalam pertemuan singkat yang dilangsungkan di ruang rektor pada Sabtu (16/2), KH. Ma’ruf Amin menyinggung hal mengenai sinergi peran perguruan tinggi dan MUI dalam mengembangkan potensi ekonomi. Dengan didampingi oleh istri dan beberapa pengurus MUI, KH. Ma’ruf Amin menyatakan bahwa dalam mengembangkan potensi ekonomi, MUI sangat membutuhkan peran perguruan tinggi. Karena itu, dia berharap UNAIR mampu menjadi salah satu kampus yang mengambil peran yang lebih dalam meningkatkan potensi ekonomi yang ada di tengah masyarakat.

“Peran PTN (perguruan tinggi negeri, Red) dalam memaksimalkan potensi umat bisa melalui penelitian dan seperangkat sistemnya. Terlebih lagi sekarang ini era digital. Kita semua tahu bahwa yang mengerti dan memahami digital ada di perguruan tinggi,” terang KH. Ma’ruf Amin.

Selanjutnya, dalam mengembangkan potensi ekonomi, KH. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa sistem membangun ekonomi dari bawah perlu dilakukan. Karena itu, MUI mendorong perguruan tinggi agar bertanggung jawab dalam memberikan bimbingan dan inovasi.

“Karena itu, dalam menata ekonomi bangsa, MUI sangat membutuhkan sinkronisasi dan dorongan serta inovasi dari PTN,” tandasnya.

Menanggapi pernyataan KH. Ma’ruf Amin, Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA., menyatakan bahwa dalam mengembangkan potensi yang ada di tengah masyarakat, UNAIR telah berkomitmen melalui penyelanggaran program studi yang terkait. Selain itu, pihaknya memiliki Pusat Riset dan Pengembangan Produk Halal.

“Kami memiliki program studi doktoral ekonomi syariah pertama di Indonesia. Sekarang sudah lengkap dari S1 dan S2. Selain itu, kami telah menyediakan Pusat Riset dan Pengembangan Produk Halal,” sebut Prof. Nasih.

Senada dengan rektor, Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM., yang juga hadir pada pertemuan itu menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi memang sangat penting. Karena itu, Prof. Djoko menegaskan bahwa pihaknya siap berkomitmen untuk hal-hal tersebut.

“Untuk mengembangkan potensi itu, kami juga berharap MUI bersedia memberikan sertifikasi untuk Pusat Riset dan Pengembangan Produk Halal serta rumah sakit yang kami miliki,” terangnya.

Pada akhir perbincangan, Prof. Nasih kembali menegaskan bahwa untuk meningkatkan sinergi antara UNAIR dan MUI, pihaknya berharap KH. Ma’ruf Amin ke depan berkenan memberikan kuliah tamu, seminar, dan ceramah di UNAIR. “Kami berharap pada bulan puasa nanti KH. Ma’ruf Amin berkenan untuk mengisi ceramah di masjid kampus,” pungkas Prof. Nasih. (*)

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone