UKM PSHT UNAIR Tambah Koleksi Trofi Juara di ITS Cup

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Universitas Airlangga kembali menorehkan prestasi sekaligus menambah koleksi trofi mereka. Pendekar-pendekar UNAIR itu berhasil meraih juara umum III dalam Kejuaraan Pencak Silat ITS Cup V 2018. Yakni, sebuah ajang lomba pencak silat oleh UKM PSHT Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)se-Jawa Timur mulai Selasa hingga Minggu (2–7/1).

Raihan tersebut menambah panjang daftar retetan prestasi yang berhasil ditorehkan UKM PSHT UNAIR. Yang terdekat, UKM PSHT UNAIR baru membukukan prestasi juara umum III Kejuaraan Asia dan Eropa Pakubumi Open IV di Bandung. Juga, perolehan 1 emas dan 2 perunggu dalam Kejurnas Pencak Silat PSHT Universitas Mulawarman pada November 2017.

Dalam ITS CUP, raihan 7 emas, 5 perak, serta 3 perunggu mengantarkan tim UKM PSHT UNAIR meraih juara umum III. Meski demikian, Manajer Tim Fitria Kholifah mengungkapkan bahwa capaian tersebut bukan tanpa kendala.

Namun, lanjut dia, antusiasme tim yang sangat tinggi untuk membanggakan almamater membuat kendala itu mampu dihadapi. Bahkan, kendala tersebut seolah tak dirasakan anggota tim.

“Perasaan kami sangat senang dengan berprestasi dalam kompetisi ITS Cup ini,” ungkapnya. “Meski, kami belum bisa mempersembahkan yang terbaik, juara umum I. Tentu lawan kami merupakan lawan yang tangguh. Namun, kami beruntung karena masih masuk dalam daftar juaranya,” imbuh Fitria.

Untuk menorehkan prestasi itu, tidak jarang para anggota PSHT harus merelakan waktu liburan mereka. Yakni, diganti dengan berbagai pelatihan dan persiapan guna memberikan penampilan yang terbaik. Persiapan tersebut dilakukan selama tiga minggu dan rutin melakukan training center karena banyak kompetisi yang bakal diikuti.

“Sekarang UKM PSHT UNAIR tengah memperbaiki diri dan terus bersiap menuju Kejuaraan Internasional Universitas Negeri Surakarta PSHT Cup di Solo pada Maret. Lalu UWKS PSHT Cup pada April dan Belgium Open di Belgia pada Mei bila pengajuan kami disetujui rektorat. Semoga tren positif ini bisa berlanjut dan terus meningkat,” tutur mahasiswa Fakultas Psikologi UNAIR tersebut.

Pada akhir, Fitria menyampaikan harapan dari para atlet soal prestasi yang pernah ditorehkan untuk UNAIR. Terutama perihal dukungan dalam proses pendidikan akademik. ”Kami berharap bahwa nanti atlet seperti kami bisa atau mungkin disediakan beasiswa untuk studi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Feri Fenoria