Dr. Nurul: Lakukan Gebrakan Lewat Program Unggulan

UNAIR NEWS – Ramah, tenang, dan kalem, begitulah sosok Dr. Nurul Hartini, S.Psi., M. Kes., Psikolog., yang akan UNAIR NEWS ulas pada liputan khusus “Dekan Kita” kali ini. Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (25/1), Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga itu menjelaskan berbagai capaian dan target yang telah dicapai selama menjabat sebagai dekan.

Dekan kelahiran Kediri itu mengaku, selain menjalankan program-program yang sudah dilaksanakan oleh kepemimpinan sebelumnya, ia juga melaksakan program-program baru yang linier untuk mendukung target dan capaian universitas.

Saat ini, Fakultas Psikologi UNAIR memiliki beberapa program unggulan, baik di level akademik, penelitian, maupun pengabdian pada tiap unit terapan. Program utama yang menjadi bagian dari program unggulan Fakultas Psikologi ialah program gelar ganda dengan Queensland University.

“Program double degree ini telah diawali oleh kepemimpinan sebelum kami dan sekarang kamilah yang melaksanakannya karena mahasiswa baru diterima di tahun 2015 bertepatan saya menjadi dekan,” ungkap dekan yang menjabat sejak tahun 2015 tersebut.

Menurut Nurul, pada program unggulan pada level akademik, Fakultas Psikologi fokus menargetkan seluruh program studinya mendapat akreditasi A dari BAN-PT. Tercatat, di tahun 2018 Fakultas Psikologi UNAIR akan berkolaborasi bersama Edlab University guna mengembangkan program fast track dan double degree di jenjang S2.

Selain itu, pada program unggulan di bidang penelitian, Fakultas Psikologi terus-menerus meningkatkan jumlah penelitian dan jurnal publikasi internasional. Walaupun target publikasi sudah tercapai, Nurul menyatakan akan terus menerus membudayakan hal tersebut agar tidak hanya menjadi target saja tetapi menjadi bagian iklim akademik yang seharusnya dilakukan seluruh civitas akademika.

“Kita memiliki 4 program kajian yang akan mendongkrak publikasi yaitu kajian pendidikan anak usia dini (PAUD), kajian autism, kajian kesehatan mental komunitas, dan kajian inklusi,” ujarnya.

Pada bidang pengabdian, Fakultas Psikologi UNAIR memiliki laboratorium pengkajian dan pengembangan psikologi. Laboratorium itu, tambah Nurul, berguna sebagai bentuk kemandirian Fakultas Psikologi UNAIR dalam hal publikasi.

Di tempat itulah dosen bisa belajar dan mengasah kompetensinya dalam hal penelitian dan publikasi. Mahasiswa juga diperkenankan untuk belajar dan magang pada laboratorium tersebut.

“Keunggulan kita adalah 80% dosen kita ialah dosen muda, sampai saat ini saja baru tiga dosen yang pensiun. Jadi boleh dikatakan dalam diri kita memiliki jiwa muda yang mendukung kita untuk belajar, berimajinasi, dan berkreasi,” imbuhnya.

Semetara itu, saat ditanya perihal kunci sukses dalam memimpin Fakultas Psikologi, Nurul menjelaskan bahwa dirinya selalu berusaha menjalankan amanah yang diberikan kepadanya secara maksimal. Ia juga selalu menghargai waktu yang ada untuk hal-hal yang bermanfaat.

Terakhir, ia berpesan kepada mahasiswa bahwa ketika sudah diajar di institusi yang terbaik mahasiswa harus betul-betul mampu mengaplikasikan ilmu psikologi. Pasalnya,  mahasiswa harus memiliki empat kecerdasan yang meliputi kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi, daya juang yang tangguh, dan  kedekatan dengan Tuhan.

“Ketika mahasiswa memiliki empat kecerdasan tersebut, maka mahasiswa akan menjadi orang sukses,” pungkasnya.

Penulis: Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan