Senam mahasiswa asing
BERSAMA dengan pimpinan serta ketua program studi dan staf di lingkungan pascasarjana, sejumlah mahasiswa asing dari Myanmar, Syria, Tanzania, Rwanda, dan Nigeria mengikuti senam pagi pada Jum’at (2/2) di depan gedung Magister Manajemen UNAIR. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Bermula dari mahasiswa asing asal Myanmar yang mengalami sakit punggung (low back pain) ketika di Surabaya, wakil direktur I Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga beserta jajaran pimpinan lantas mengajak para mahasiswa asing mengikuti senam sehat setiap Jumat. Seperti yang terlihat pada Jumat pagi (2/2) di depan gedung Magister Manajemen UNAIR.

Keseruan senam itu diikuti oleh pimpinan, ketua program studi dan staf di lingkungan pascasarjana, serta seluruh mahasiswa asing. Termasuk mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana (HIMASEPA).

Total, ada 14 mahasiswa asing dari berbagai negara yang belajar di pascasarjana. Mereka berasal dari Myanmar, Syria, Tanzania, Rwanda, dan Nigeria. Program studi yang mereka ambil, antara lain, pengembangan sumber daya manusia (PSDM), imunologi, ilmu forensik, bioteknologi perikanan dan kelautan, serta ekonomi Islam.

“Seluruh mahasiswa asing pascasarjana ikut senam di sini. Ternyata mereka sangat antusias. Apalagi dengan lagunya dangdut Via Vallen. Mereka sangat senang,” ujar Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Anwar Ma’ruf, drh., M. Kes.

Selain mengajak para mahasiswa senantiasa menjaga kesehatan, lanjut Prof. Anwar, senam sehat setiap Jumat tersebut bertujuan memupuk kekeluargaan antar mahasiswa dan sivitas di pascasarjana. Sebab, mahasiswa asing sangat mungkin mengalami perasaan sendiri dan rindu kampung halaman, negara asal.

“Dengan senam ini, di satu sisi, kami ingin mereka banyak gerak, tidak gampang sakit. Kemudian, mereka merasa enjoy di sini, tidak merasa asing di UNAIR. Itu yang kami inginkan,” tambahnya.

Demi menjalin keakraban dengan mahasiswa, lanjut Prof. Anwar, bersama pimpinan pascasarjana yang lain, pihaknya ingin mengundang mahasiswa asing untuk ramai-ramai berkunjung ke rumah. Itu semata-mata dilakukan agar mereka merasa UNAIR menjadi rumah keduanya.

Sesaat setelah para mahasiswa asing mengikuti senam pagi di Kampus B UNAIR. (Foto: Istimewa)

Dalam kesempatan itu, Prof. Anwar sekaligus mengundang seluruh mahasiswa asing yang menempuh studi di UNAIR agar mengikuti senam pagi di pascasarjana. Senam pagi dilakukan setiap Jumat sejak pukul 06.30 hingga 07.30.

“Semoga nanti bisa semakin meningkat (peserta yang ikut, Red). Kami ingin bukan hanya mahasiswa pascasarjana. Tapi, juga seluruh mahasiswa asing di UNAIR akan kami undang. Nanti (senam pagi) diakhiri dengan sarapan nasi bungkus bersama,” ucap Prof. Anwar.

Salah seorang mahasiswa asal Syria, Khalid, sangat antusias mengikuti gerakan instruktur senam yang berada di depan barisan peserta. Bukan hanya mengikuti gerakan instruktur, mahasiswa ekonomi Islam itu juga ikut menikmati latunan musik dangdut yang sengaja dipilih sebagai lagu pengiring senam.

“Saya ingin program olahraga seperti ini dilanjutkan terus-menerus supaya kita menjadi semangat dalam belajar,” ujar Khalid. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone