Calon Penerima Bidikmisi Diimbau Segera Lakukan Registrasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi: Feri Fenoria

UNAIR NEWS – Bagi calon mahasiswa dari kalangan keluarga yang kurang mampu, mendaftar bidikmisi menjadi salah satu solusi untuk bisa menempuh pendidikan tinggi. Selain mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan secara gratis, mahasiswa penerima bidikmisi mendapatkan uang untuk keperluan tinggal selama studi.

Bukan hanya itu, mahasiswa penerima bidikmisi juga mendapatkan bimbingan pengembangan diri. Dalam hal tersebut, kebijakan masing-masing kampuslah yang menentukan. Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang menerima mahasiswa bidikmisi memiliki cara tersendiri untuk mengelola kegiatan pembinaan mahasiswa penerimanya. Mulai proses penyambutan mahasiswa hingga kegiatan kuliah berlangsung.

Perihal persiapan menyambut calon mahasiswa bidikmisi, UNAIR NEWS berhasil mewawancarai Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. M. Hadi Shubhan., S.H., M.H., CN., pada Rabu (24/1). Dihubungi via telepon, Hadi menyatakan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, UNAIR akan menerima mahasiswa bidikmisi dengan kuota yang sama. Baik pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Sesuai dengan aturan pemerintah, 20 persen dari total mahasiswa setiap perguruan tinggi harus penerima beasiswa. Nah, untuk bidikmisi, setelah kami hitung mendapatkan kuota sekitar 1.040 mahasiswa untuk semua jalur. Hanya, tahun ini, untuk jalur mandiri, masih kami pertimbangkan kembali,” jelasnya.

Selain itu, pakar hukum perburuhan itu mengakui bahwa setiap tahun dalam proses penerimaan mahasiswa bidikmisi, ada beberapa kendala. Biasanya, lanjut dia, kendala yang sering terjadi adalah banyak calon mahasiswa yang sebenarnya tidak mampu belum terdaftar sebagai penerima bidikmisi.

Karena itu, Hadi menegaskan seluruh siswa SMA sederajat yang berlatar belakang dari keluarga kurang mampu agar mengambil kesempatan untuk mendaftar bidikmisi. Sebab, jika mendaftar pada jalur SNMPTN ataupun SBMPTN tanpa mendaftar ke laman bidikmisi, siswa tersebut bakal dinyatakan sebagai calon mahasiswa pada umumnya.

“Saya berharap SMA sederajat yang merasa kurang mampu secara ekonomi untuk segera mengurus pendaftaran bidikmisi,” jelasnya. “Jangan malu dengan temannya. Daripada nanti saat sudah lolos seleksi tidak terdaftar sebagai penerima bidikmisi, kan susah juga,” imbuhnya.

Perihal jadwal pendaftaran bidikmisi calon mahasiswa atau guru bisa mengunjungi dan mengakses berita yang telah UNAIR NEWS sajikan dalam laman berikut ini http://news.unair.ac.id/2018/01/24/kamu-calon-pendaftar-bidikmisi-perhatikan-ini/ (*)

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria R.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu