Ilustrasi
Ilustrasi oleh Feri Fenoria
ShareShare on Facebook45Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS  – Liputan Khusus “Dekan Kita” kali ini akan mengenalkan lebih dekat pembaca dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga. Melalui Prof. Dr. Tri Martiana dr., MS. selaku dekan FKM yang menjabat pada periode 2015-2020, pembaca akan disuguhkan berbagai capaian yang telah diraih maupun target yang akan dilakukan FKM UNAIR.

Prof. Tri sapaan akrab dekan FKM menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan sekarang merupakan upaya untuk mencapai tujuan dan target FKM kedepannya sesuai dengan yang ada di renstra universitas dan renstra fakultas. Tak terlepas dari itu, Prof. Tri juga telah membuat road map FKM 2015 – 2020. Tapi terkadang karena kesiapan FKM dan dukungan dari luar target di road map dapat diraih dengan lebih cepat.

“Semua itu tidak bisa lepas dari dukungan lingkungan dan stake holder,  untuk merespon  perkembangan di luar,”  jelasnya.

Perihal itu, tambah Prof. Tri, bisa dilihat dari target pada 2020 FKM yang akan  melakukan akreditasi  internasional sebanyak 2 Program studi. Selain itu, sekarang sedang dipersiapkan Akreditasi international untuk Prodi S1 yang telah berhasil memperoleh Sertifikasi International ASEAN University Network (AUN).

“ Target  tahun ini S1 Kesehatan Masyarakat dipersiapkan untuk akreditasi internasional oleh APHEA (Agency For Public Health Education Accreditation) kemudian tahun depan disusul dengan program studi S2,” ungkapnya.

Untuk Program International, Prof. Tri mengatakan bahwa saat ini  sedang dipersiapkan program double degree pada Program studi S2 K3 bekerjasama dengan Griffith University.  Kesempatan untuk membuka program double degree ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan  kepada masyarakat.

“Sudah saatnya FKM mempersiapkan kelas international  mengingat Program Studi S2 di lingkungan FKM semuanya sudah terakreditai A,” imbuhnya.

Fakultas yang mempunyai  sembilan program studi ini tak lepas dari tantangan yang dihadapi untuk mengoptimalkan potensi yang ada.  Salah satunya meningkatkan kualitas melalui akreditasi Program Studi Kesehatan Masyarakat yang ada di Banyuwangi dan pengadaan peralatan untuk menunjang untuk pelayanan masyarakat dan stake holder.

Pemerintah yang merupakan stake holder telah menaruh kepercayaan terhadap FKM UNAIR melalui kerjasama tenaga pengajar sebagai narasumber pemerintahan, rumah sakit, dan pemkot. Kerja sama itu telah banyak membuahkan hasil.

“Pendapatan non-SPP yang diterima untuk FKM UNAIR melampaui target dari kerja sama dengan stake holder. Hal ini merupakan capaian yang membanggakan. Kami menggunakan asas kepercayaan dalam menjalankannya,”  ujar Prof. Tri.

Selanjutnya, saat ditanya mengenai pendapat tentang mahasiswa sekarang, Prof. Tri menjelaskan bahwa mahasiswa harus meningkatkan ketelitiannya dalam cara pengambilan sitasi dan referensi agar tidak termasuk dalam perilaku plagiat.

“Mahasiswa harus menjadi diri sendiri dan membudayakan safety action. Untuk itu maka  harus  mempelajari   resiko  kerja dan membiasakan diri bekerja secara aman,” pesan dosen yang tertarik pada penelitian bidang kesehatan dan keselamatan kerja itu.

 

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook45Tweet about this on Twitter0Email this to someone