Ilustrasi
Ilustrasi oleh Feri Fenoria
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Airlangga, Prof. Dr. Pudji Srianto, drh., M.Kes., menjadi dekan berikutnya yang UNAIR NEWS tampilkan dalam liputan khusus “Dekan Kita” kali ini. Ditemui pada Senin (15/1), dekan yang akrab disapa Prof. Pudji itu menceritakan berbagai kiat dan strategi untuk membawa FKH UNAIR ke kancah dunia.

Sebelum membeberkan berbagai kiat dan strategi, Prof. Pudji terlebih dahulu mengutarakan bahwa tekadnya menjadi dekan merupakan keinginan pribadi. Hal itu dilandasi dari tanggung jawab yang perlu dilanjutkan usai menjabat menjadi Wakil Dekan II FKH UNAIR selama dua periode.

“Saat menjabat sebagai wakil dekan, saya merasa ada tanggung jawab yang harus dilanjutkan,” jelasnya.

Perihal strategi, Prof. Pudji mengatakan bahwa langkah untuk internasionalisasi FKH UNAIR sudah dilakukan lebih awal. Bahkan, sebelum pencanangan UNAIR menuju kampus kelas dunia, FKH UNAIR telah mencanangkan hal itu terlebih dahulu. Hal ini, tambah Prof. Pudji, bisa dilihat dari kegiatan visiting professor serta kegiatan mahasiswa yang inbound dan outbound.

“Untuk langkah internasionalisasi selanjutnya, FKH UNAIR tinggal memperluas jaringan saja,” imbuhnya.

Perihal itu, berbagai langkah terus ditingkatkan, utamanya dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, tambah Prof. Pudji, FKH UNAIR terus berupaya mendorong civitas akademika agar kuliah di luar negeri serta meningkatkan publikasi jurnal internasional terindeks scopus. Hal itulah yang tidak luput dari strategi nyata yang terus dilakukan FKH UNAIR.

“Untuk turut menyukseskan program yang kita susun bersama, kami meminta dosen dan mahasiswa untuk aktif dalam riset. Dan tentunya, luaran yang dihasilkan adalah jurnal internasional ataupun prosiding yang di seminarkan,” paparnya.

Pada akhir, Prof. Pudji juga mengatakan berbagai tantangan yang dihadapi. Tantangan terbesar yang dihadapi ialah teknologi di bidang peternakan dan kedokteran hewan untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja di lapangan.

“Oleh karena itu kita membuka kelompok peminatan serta magang di mitra fakultas, alumni ataupun stakeholder. Hal itu sudah disiapkan dengan harapan mencetak lulusan yang percaya diri dan mampu menangani masalah secara umum,”  tambahnya.

Kemudian, ke depan dengan kualitas SDM yang mumpuni, Prof. Pujdi terus bertekad untuk menjadikan FKH UNAIR semakin memiliki andil lebih dalam menjadi solusi permasalah baik di kancah nasional maupun internasional.

“Ini yang kita kejar dengan kemampuan yang kita punyai,” pungkasnya.

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone