Jalan Depan Fakultas Keperawatan UNAIR Bakal Kian Hijau dan Rindang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Penghijauan
Mulyono, SKM, M.Kes saat menyiram pohon nangka yang usai ditanam di area depan Fakultas Keperawatan, Kampus C UNAIR. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Seusai melakukan senam pagi, seluruh staf di lingkungan Direktorat Sarana Prasarana dan Lingkungan (SPL) Universitas Airlangga langsung bergegas menuju salah satu ruas jalan utama kampus C UNAIR di depan Fakultas Keperawatan (FKp) untuk melakukan penghijauan. Setidaknya ada lebih dari 200 pohon nangka yang ditanam di bahu jalan yang membentang di depan FKp hingga Lembaga Penyakit Tropik (LPT) tersebut.

Mengenai hal itu, Mulyono, SKM, M.Kes selaku kepala Sub Direktorat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menyatakan bahwa pihaknya menanam ratusan pohon nangka di pembatas jalan. Termasuk berbagai tanaman hias.

“Dengan tanaman yang beraneka ragam, mudah-mudahan akan memperindah dan mempercantik UNAIR,” tuturnya. “Nah, kalau pohon nangka, ini agar jalanan di area FKp dan asrama putri bisa lebih rindang lagi,” imbuhnya.

Mengenai berbagai gebrakkan penghijauan di area kampus, Mulyono menyatakan bahwa hal itu merupakan upaya untuk meningkatkan peringkat UNAIR pada konsep green campus yang ramah lingkungan. Yakni, sesuai dengan kriteria UI GreenMatric.

“Tahun lalu peringkat kita pada UI GreenMatric sudah meningkat lebih baik. Harapannya, dengan upaya penghijauan ini, peringkat kita bisa terus membaik,” ungkapnya.

Tanam pohon
Direktur Sarana Prasarana dan Lingkungan Karnaji S.Sos, M.Si., saat menerima bibit pohon nangka. (Foto: Istimewa)

Ke depan, tambah Mulyono, parit di sekitar bahu jalan akan dibuat menjadi pedestrian. Selain itu, upaya penghijauan akan dilanjutkan ke arah jalan baru yang menghubungkan ke arah Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), dan asrama putra UNAIR.

“Jadi, di samping bahu jalan yang kita tanamai pohon nangka ini, akan kita buat pedestrian. Biar pejalan kaki nyaman dan merasa teduh,” jelasnya.

Pada akhir, Mulyono mengakui bahwa pohon nangka dipilih karena pertumbuhannya cukup cepat. Selain itu, pohon nangka memiliki karakter tanaman yang berdaun lebat dan rindang.

“Kayu pohon nangka itu juga bagus dan pohonnya bisa berbuah. Jadi, buahnya pun nanti bisa dimanfaatkan,” pungkas Mulyono saat ditemui seusai melakukan penanaman pada Jumat (12/1).

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu