KKN
Tiga siswi perempuan asyik memebaca buku cerita bergambar dalam rangkaian kegiatan program pendidikan KKN-BBM Ke-57. (Foto: Wempy)
ShareShare on Facebook27Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Berbagai program mewarnai Kuliah Kerja Nyata Belajar-Bersama Masyarakat (KKN-BBM) Universitas Airlangga di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Kali ini program-programnya meliputi bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Kegiatan KKN menjadi momentum berbagi ilmu pendidikan di tingkat taman kanak-kanak (TK) maupun sekolah dasar (SD). Minimnya pengajar di desa membuat kehadiran KKN sangat dinantikan. Terutama untuk membantu kegiatan atau mengajarkan berbagai mata pelajaran.

“Biasanya kami mengajar mulai matematika, bahasa Indonesia, hingga bahasa Inggris. Semuanya bergantung jadwal kelas yang ditugaskan oleh guru penjaga. Sementara itu, setiap Sabtu juga ikut senam rutin, jalan-jalan keliling desa, dan latihan drum band,”tutur Devi Noaritasari, mahasiswa tim KKN Desa Nglajang

Devi menuturkan, hanya terdapat Sembilan guru di SDN Nglajang. Namun, tidak semua guru yang dapat masuk sehingga beberapa kelas terpaksa kosong. Di sisi lain, beberapa siswa belum bisa membaca dan berhitung.

“Anak-anak di sini mungkin nakal-nakal dan sedikit tidak sopan sehingga mohon dimaklumi. Terlepas dari itu, kakak-kakak KKN dapat memberikan pelatihan tambahan seperti melipat origami atau menari,” ucap Pak Malik Muluk, salah seorang guru pengajar.

Selain membantu mengajar, program belajar bersama mahasiswa itu bertujuan untuk berbagi semangat belajar dan meyakinkan anak desa bahwa mereka juga bisa mengenyam pendidikan tinggi. Terutama untuk mengangkat derajat desa asalnya.

Seluruh siswa SD Nglajang juga bisa belajar sore di balai desa. Bukan hanya itu, tim Desa Nglajang juga membuka taman baca yang dimulai pada Sabtu (6/1) dan diadakan setiap hari untuk meningkatkan literasi era milenial ini.

Di lain tempat, tim KKN Desa Ngroggot, Kabupaten Nganjuk, menggelar pelatihan sikat gigi dan cuci tangan di SD Trayang 2. Oktavia Dewi, salah seorang anggota tim di desa itu, menuturkan bahwa tujuan program sikat gigi dan cuci tangan pada Kamis (11/01) tersebut adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pentingnya menjaga kesehatan gigi serta tangan sejak dini.

Antusias siswa-siswi SD mempraktikan prosedur cuci tangan dan sikat gigi yang baik dan benar oleh tim Kuliah Kerja Nyata-Bersama Masyarakat (KKN-BBM). (Foto: tim KKN Nganjuk)

Nyeplok Telur di TK

Di tingkat TK, mereka memperkenalkan tempat rekreasi alam, melatih menceplok telur, dan mengukur tinggi serta berat badan. Kegiatan itu merupakan agenda setiap bulan untuk melatih kemandirian dan keberanian siswa mencoba hal baru.

Di samping itu, antusias murid-murid TK Dharmawanita Nglajang sangat tinggi dengan kehadiran mahasiswa KKN dari UNAIR. Mereka dengan saksama mengikuti arahan untuk berlatih menceplok telur.

“Kegiatan ini rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan murid dan melatih murid-murid untuk bisa menceplok telur yang benar,” tutur Bu Heti, salah seorang guru TK B.

Salah seorang siswa TK mengikuti pengukuran tinggi badan dalam kegiatan KKN-BBM Ke-57. (Foto: Siti Nur Umami)

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook27Tweet about this on Twitter0Email this to someone