Salah satu stand kreatifitas mahasiswa dalam Nerspreneurhip Expo 2017
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) selalu memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk menbangkan minat, bakat, serta kreatifitas. Maka itu, perhatian kampus terhadap ranah non akademik juga selalu diaplikasikan. Di tingkat fakultas pun, dilaksanakan prinsip yang serupa. Tak terkecuali, di Fakultas Keperawatan (FKp).

Dekan FKp Prof. Dr. Nursalam mengutarakan, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk kegiatan-kegiatan non akademik mahasiswa. Bahkan, mereka yang berkiprah di even luar kampus bakal diberi dispensasi bahkan bantuan. Sebagai misal, dalam PKM atau Pimnas. Selama ini, mahasiswa FKp sudah banyak berprestasi.

“Aktifitas positif semacam itu bias ikut mendongkrak reputasi kampus,” ungkap dia saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (26/12).

Mahasiswa yang melakukan kegiatan di bidang olahraga maupun kesenian juga terus didorong. Tentu saja, dengan tidak meninggalkan kewajiban akademik masing-masing. “Kami pasti fasilitasi. Kalau tidak dari dekanat, akan kami carikan dari rektorat, dalam hal ini di direktorat kemahasiswaan,” demikian komitmennya.

Ditambahkan Nursalam, para mahasiswa juga terus diluaskan wawasannya. Antara lain, dengan diajak melaksanakan pelatihan atau pertukaran ke luar negeri. Apalagi, selama ini FKp memang sudah memiliki jejaring internasional dengan kampus-kampus di Irlandia, Australia, Taiwan, Jepang, Malaysia, dan lain sebagainya.

FKp juga menerima mahasiswa dari kampus lain yang ingin belajar di kamp Airlangga. Dengan cara-cara tadi, pengetahuan para mahasiswa bias bertambah. Selain itu, hubungan dan komunikasi mereka dengan para mahasiswa asing juga makin kuat.

“Kami rutin melaksanakan International Student Forum,” papar Nursalam. Pada 2017, terhitung masuk tahun kedua. Pada 2018, even serupa dipastikan akan dilaksanakan.

Guna mengingkatkan kualitas lulusan, FKp juga terus menguatkan mutu dosen. Antara lain, dengan menggenjot jumlah dosen bergelar doktor. Juga, meningkatkan layanan tenaga kependidikan atau tendik, dengan cara memberi mereka pelatihan atau non degree training. Semua program tadi bermuara pada keinginan pada cita-cita menjadikan UNAIR masuk dalam list 500 kampus terbaik dunia. (*)

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Alumnus S2 Media dan Komunikasi Universitas Airlangga. Penulis buku kumpulan esai “Menyikapi Perang Informasi”, kumpulan puisi “Balada Pencatat Kitab”, dan kumpulan cerita pendek “Merantau”. Editor foto dan berita di www.news.unair.ac.id. Bergiat di www.suroboyo.id.