Kenali Tanda Varises sejak Dini

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Workshop varises
Salah satu metode pemeriksaan varises dengan USG. (Foto: Doc. Varises Indonesia)

UNAIR NEWS – Kemunculan varises disebabkan oleh berbagai faktor. Menurut dr. Yoga saat memberikan paparan dalam ”Program Peduli Ibu”, pertama, varises terjadi karena faktor perempuan atau gender. Perempuan pasti mengalami kehamilan sehingga janin menimbulkan beban, masa mengandung. Selain itu, aktivitas di dapur, memasak, mengakibatkan perempuan sering berdiri.

Selanjutnya, faktor yang lain adalah keturunan. Ketika nenek atau kerabat tua mengalami varises, seseorang bakal sangat mungkin turut mengalaminya.

”Gejalanya dapat diperhatikan. Terdapat pembengkakan. Juga, uratnya menonjol dan berubah warna biru serta ungu. Bahkan, lukanya sulit sembuh karena aliran darah yang membawa nutrisi dari jantung terganggu,” jelas dr. Yoga dalam kegiatan itu.

Diagnosis dari varises tidak serta-merta dilakukan pribadi. dr Yoga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan di klinik vaskuler terdekat dan akan dilakukan prosedur pemeriksaan. Mulai tanya jawab dengan dokter, pemeriksaan fisik dengan alat vein viewer, hingga USG (Ultrasonography) dari paha bawah.

Selanjutnya, menjadi pembicara kedua penyuluhan dalam kegiatan tersebut, dr. Niko memberikan pemahaman bahwa teknik penanganan varises masa kini sudah lebih aman daripada dulu. Yakni, dengan Endo Venous Frequency Ablation atau menggunakan jarum kecil untuk memasukkan laser fiber dengan menggunakan bius lokal.

”Metode operasi konvensional seperti stripping vena, yaitu dengan sayatan pada lipatan paha bawah lutut untuk ditarik pembuluh darahnya, sudah ditinggalkan. Namun, saat ini metodenya, yang lebih aman. Para dokter dituntut dapat melakukan USG,” tutur dr. Niko.

Sementara itu, peserta dalam ” Program Peduli Ibu” itu cukup banyak. Kegiatan tersebut digagas oleh Klinik Vaskular Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) dalam merayakan Hari Ibu Nasional 2017. Yakni, melalui program pemeriksaan USG varises gratis untuk Ibu, penyuluhan, hingga kegiatan menarik berhadiah.

”Partisipasi dan antusias peserta cukup tinggi dan didukung oleh berbagai pihak. Acara ini dikonsep sederhana, tapi harapannya bisa memberikan banyak manfaat. Dan, rencananya, digelar secara berkelanjutan. Saya selaku inisiator berharap kita mampu mengambil manfaat dari acara ini,” ungkap dr. Niko Azhari Hidayat, Sp.BTKV ketika memberikan sambutan.

Penyuluhan dan pemeriksaan di Poli BTKV, Bedah A, Lantai 2 RSUA itu tidak hanya dihadiri oleh ibu-ibu, tapi juga mahasiswa dari universitas lain. Kevin Giovinda, salah seorang peserta dari STIE Mahardhika Surabaya, mengakui bahwa meski berjurusan akuntansi, dirinya bersama teman-temannya sangat ingin mendapat ilmu tentang varises setelah diberi tahu dosennya.

Selama menunggu giliran untuk pemeriksaan, para peserta diberi penyuluhan seputar cara mengenali dan mencegah varises oleh dr. Niko Azhari Hidayat, Sp.BTKV dan dr. Ardhitya Yoga Pramantara. Bukan hanya itu, panitia menggelar selfie competition yang berhadiah dan beauty class dari Venus. (*)

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu