Temu alumni FKH
Pengawal FKH UNAIR: (Dari Kiri) Dekan, Wakil Dekan I,II,III FKH UNAIR di tengah acara reuni akbar FKH UNAIR. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook61Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Almamater memang menjadi tempat terbaik untuk ajang reuni. Terlebih jika sudah berpuluh-puluh tahun tidak saling tegur sapa. Karena itu, Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga menggelar reuni akbar lintas angkatan. Acara pada Minggu (10/12) itu dihadiri lebih dari 1.000 alumni FKH UNAIR mulai angkatan 1970 hingga 2011.

Kompak berseragam ungu, ribuan alumni memenuhi setiap sudut fakultas yang selalu menggaungkan jargon ”Viva Veteriner” tersebut. Hadir untuk membuka acara adalah Wakil Dekan III FKH UNAIR yang juga Ketua Panitia Prof., Dr. Suwarno, drh., M.Si. Dalam sambutannya, dia menyatakan bahwa acara reuni akbar itu dikemas dengan berbagai kegiatan.

Selain disediakan bazar, stan foto, pijat refleksi, dan berbagai hiburan, bagi angkatan 1973, 1974, 1975, panitia mengajak alumni mengelilingi Kampus A UNAIR. Yakni, tempat FKH kali pertama melakukan aktivitas kuliah. Selanjutnya, mereka pergi ke kampus B, hingga ke Pusat Veteriner Farma (PUSVETMA) dan Rumah Sakit Hewan (RSH) Setail sebagai tempat praktikum.

Mengenai peserta yang sangat banyak, Prof. Suwarno mengakui bahwa hal tersebut adalah bentuk kepedulian alumni. Mereka ingat terhadap almamaternya.

”Hal ini menunjukkan bahwa alumni eleng kandange,” tandas Prof. Suwarno.

Selain itu, Prof. Suwarno tidak lupa mengajak para alumnus untuk bersama menyongsong 48 tahun FKH UNAIR. Terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Alumni juga tidak lupa diajak untuk mengisi tracer study sebagai bentuk tolok ukur kualitas lulusan.

”Saya berharap alumni juga berperan aktif dalam urun rembuk, baik via WhatsApp maupun e-mail,” tutur Prof. Suwarno.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Dekan FKH UNAIR Prof. Dr. Pudji Srianto, M.Kes., Ph.D. Di tengah riuh dan meriahnya acara reuni akbar itu, Prof. Pudji yang juga ketua IKA FKH UNAIR menyatakan bahwa tahun 1970–1975 merupakan angkatan awal-awal yang penuh kenangan.

Sebelum memberikan paparan, Prof. Pudji mengulas berbagai kenangan saat awal-awal menjadi mahasiswa. Sebagai salah satu generasi awal, Prof. Pudji betul-betul menyaksikan perkembangan FKH dari kampus A, B, hingga menetap di Kampus C seperti saat ini. Dia menyadari, FKH sebagai salah satu fakultas tertua di Indonesia, alumnus FKH UNAIR telah banyak berkiprah untuk mengisi berbagai peran penting dunia kedokteran hewan di Indonesia.

”Kita tahu, Indonesia sudah mempunyai sebelas kampus yang memiliki FKH. Di Lima di antaranya, dekan FKH merupakan alumnus UNAIR,” tuturnya bangga.

Sebelum mengakhiri sambutan, Prof. Pudji mengenalkan beberapa pejabat penting di lingkungan FKH UNAIR. Selanjutnya, alumnus FKH angkatan 1975 itu mengajak alumni turut serta dalam memperbaiki fasilitas kampus. Terutama fasilitas FKH.

Tidak lupa, Prof. Pudji mendorong alumni yang berkiprah di dunia industri untuk membantu hilirisasi hasil riset ilmuan FKH UNAIR. ”Setiap tahun ada lebih dari 50 hasil riset civitas akademika FKH UNAIR yang belum dihilirisasi. Semoga alumni yang terjun di dunia industri bisa membantu hal ini,” pungkasnya.

Penulis : Nuri Hermawan

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook61Tweet about this on Twitter0Email this to someone