banyuwangi
PESERTA seminar HKN di Kabupaten Banyuwangi yang diselenggarakan Prodi Kesehatan Masyarakat UNAIR berfoto bersama, “bergaya” simbol target 500 dunia, Sabtu (18/11). (Foto: Siti Mufaidah).
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mewarnai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), himpunan mahasiswa program studi S1 Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi atau B-PHA (Banyuwangi Public Health Assosiation) menyelenggarakan seminar Hari Kesehatan Nasional, Sabtu (18/11) kemarin.

Seminar dalam rangka HKN ini mengusung tema “Membangun Generasi Emas Indonesia dengan Perspektif Kesehatan Jiwa Melalui Pendekatan Promotif dan Preventif,”. Untuk itu panitia menghadirkan nara sumber tamu Waluyo, S.KP., MM., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, serta Adreina Marcelina, S.Psi., seorang psikolog di Banyuwangi.

Menurut Apik Mila Sari, ketua pelaksana seminar HKN ini, tujuan dari kegiatan ini adalah agar dapat mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan jiwa bagi generasi muda. Jiwa yang sehat akan mendorong terwujudnya generasi emas bagi bangsa Indonesia.

“Tidak cukup hanya cerdas dan prestasi saja, namun juga harus diimbangi dengan jiwa yang sehat dan bermoral mulia, sebagaimana slogan Excellent With Morality yang diaplikasikan di Universitas Airlangga,” katanya.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Minak Jinggo, Kantor Pemkab Banyuwangi, dan mendapat dukungan sangat baik dari Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, S.Si., M.Si. Ini dibuktikan ditengah kesibukannya, Bupati menyempatkan waktunya untuk memberikan sambutan dan menyapa peserta seminar, kendatipun melalui videocall.

Dalam mendukung kegiatan ini juga dilibatkan perwakilan dari aparat Pemkab Banyuwangi, civitas akademika PSDKU UNAIR Banyuwangi, mahasiswa prodi S1 Kesehatan Masyarakat PSDKU UNAIR, perwakilan lintas prodi, perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Banyawangi dan undangan lainnya. (*)

Penulis : Siti Mufaidah.

Editor : Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone