wisudawan
AYU Kustini ketika mengikuti wisuda, Sabtu (2/12) kemarin di Gedung ACC UNAIR. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Tetap semangat dan berusaha secara maksimal menjadi prinsip Ayu Kustini, wisudawan terbaik Fakultas Vokasi Universitas Airlangga pada wisuda periode Desember 2017. Ditunjang dengan skripsinya berjudul “Analisis Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerjaan di Area Assembling Unit 1 Plant 2 PT. Indospring Tbk. Gresik” Ayu lulus dengan IPK 3,92.

Ia memilih judul itu karena perusahaan manufaktur spare part kendaraan tempatnya penelitian, SDM-nya rentan terhadap masalah kesehatan karena mereka bekerja secara manual di area assembling (perakitan). Observasi Ayu, banyak pekerja mengeluhkan muskuloskeletal-nya seperti nyeri pinggang, nyeri tangan dan kaki, serta low back pain. Dari data yang ditemukan, Ayu bisa memetakan anggota tubuh yang paling berisiko terhadap gangguan muskuloskeletal.

”Temuan ini akan membantu perusahaan untuk mencegahnya secara cepat dan tepat, supaya gangguan itu tidak menjadi parah,” tutur gadis kelahiran Gresik 23 Agustus 1995 itu.

Penyelesaian tugas akhir itu bukan berarti tanpa kendala. Terutama ketika Ayu mengerjakan sambil melakukan kegiatan magang di perusahaan di Gresik ini. Pada saat mengajukan proposal dan pengambilan data, awalnya di-accept pihak SHE (Safety Health Environment) di perusahaan. Namun di tengah jalan tiba-tiba data yang terkait judul tidak boleh diambil dan didokumentasi.

”Tanpa berfikir ulang, saya cari judul lagi dan bikin proposal kembali dan langsung saya sodorkan ke manager K-3 dengan segala keterbatasan data yang kami sepakati,” tutur Ayu, alumni SMA Cerme tahun 2014 ini.

Akhirnya proposalnya diterima meskipun susah dalam pengambilan data. “Ketika bisa mengatur waktu dan tahu akan prioritas, apa yang ingin diwujudkan bisa tercapai. Ketika selalu berusaha melakukan yang terbaik, waktu akan memberi yang baik pula,” kata Ayu mengakhiri. (*)

Penulis: Helmy Rafsanjani.

Editor: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone