lomba poster presentation
JUARA II: Tizar Dwi Satyoputro, peraih juara II lomba poster presentation, di depan poster hasil karyanya dalam konferensi International Society for the Study of Hypertension in Pregnancy (ISSHP) di Hotel Hilton, Bandung.
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Tizar Dwi Satyoputro, mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Departemen Obstetri dan Ginekologi Universitas Airlangga, meraih juara II lomba poster presentation. Lomba itu ada dalam rangkaian acara konferensi International Society for the Study of Hypertension in Pregnancy (ISSHP). Yakni, konferensi yang diadakan sebuah komunitas preeklamsia yang berpusat di Jerman.

Konferensi pada 7–10 Oktober tersebut diikuti tak kurang dari 500 peserta. Untuk lomba poster, Tizar bersaing dengan 50 peserta yang lain. Mereka terdiri atas dokter umum, bidan, spesialis kandungan, juga PPDS Obgyn seperti dirinya yang berasal dari perguruan tinggi maupun rumah sakit pendidikan di Indonesia.

”Sangat tidak menyangka. Ini lomba yang kali pertama saya ikuti. Dan langsung meraih juara II,” ungkap Tizar.

Dalam lomba poster tersebut, dia membuat poster berjudul Difference Between Dexamethasone and Methylprednisolone in Hellp Syndrome Treatment: Evidence From Dr. Soetomo General Hospital.

Konferensi ISSHP Indonesia yang ke-3 itu diselenggarakan di Hotel Hilton, Bandung, dengan judul ”The 3rd Biennial Congress of ISSHP Indonesia”. Pada konferensi tersebut, Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dan Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung bertindak sebagai tuan rumah acara.

Topik yang diangkat pada konferensi itu adalah “New Insight: Pathophysiology”, “The Global Pregnancy Collaboration (COLAB)”, “Risk Factors and Biomarker”, dan “Early Detection, Prevention, Management and Long Term Consequences”.

Ada beberapa pengalaman yang menarik yang Tizar dapatkan saat mengikuti konferensi tersebut. Salah satunya, terlibat dalam konferensi yang bereputasi cukup tinggi karena diadakan sebuah lembaga besar dengan menghadirkan banyak pembicara yang berpengalaman dari luar negeri.

Selain itu, yang pasti, Tizar mendapat update manajemen tentang preeklamsia. Dia juga memperoleh teman-teman baru yang menggeluti bidang serupa dengan dirinya.

Dalam menyusun poster presentation tersebut, Tizar mendapat banyak bimbingan dari aktivitas praktik dr. Manggala Pasca Wardhana, SpOG, dokter yang bertugas di RS Dr. Soetomo Surabaya. Tizar mengakui, dokter Manggala memberikan banyak masukan terhadap dirinya.

”Dokter Manggala sangat kritis mengoreksi hasil penelitian saya. Beliau sangat perfect dalam memberikan penilaian,” tuturnya.

Dalam lomba itu, diambil lima juara terbaik. Masing-masing adalah Juara I, III, Harapan II dari Universitas Sriwijaya; Juara II dari UNAIR; serta Juara Harapan I dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone