Lulusan Perhotelan Harus Siap Bersaing

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Christina, praktisi yang menjadi pemateri dalam kuliah umum di Fakultas Vokasi.

UNAIR NEWS – Mahasiswa di era sekarang harus bisa mengasah soft skill demi menghadapi persaingan zaman. Sebab, iklim dunia kerja saat ini penuh dengan persaingan. Selain kemampuan akademik, dibutuhkan kecakapan lain untuk bisa berkompetisi.

Kemampuan mengetahui kelebihan dan kekurangan diri bersifat penting. Dengan demikian, kelebihan yang dimiliki dapat diasah secara baik.

“Mengetahui kelebihan diri sendiri akan menjadi modal penting. Untuk optimalisasi potensi,” ucap Christina Mia, seorang praktisi HR & Training, dalam kuliah tamu jurusan manajemen perhotelan, yang berlangsung di gedung B Fakultas Vokasi, Kamis (16/11).

Yang tak kalah penting, imbuhnya, kemampuan mengendalikan diri. Baik dari aspek emosional, spiritual, dan intelektual. Dengan cara tersebut, keahlian atau skill yang dimiliki dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Disampaikannya pula, tantangan saat ini tidak hanya datang dari dalam negeri. Dibukanya MEA membuka iklim kompetisi di Indonesia makin ketat. Kompetisi saat ini, menurutnya telah membuka era persaingan baru. Bukan tidak mungkin, hotel di Surabaya diisi oleh pekerja dari Thailand, Filipina, dan Malaysia.

“Tidak usah gengsi. Lakukan semua pekerjaan, sekalipun itu dari level rendah. Asal dilakukan dengan tekun, dan terus belajar, apa yang menjadi harapan akan terwujud,” ucap Cristina.

Dia menambahkan, industri perhotetalan dan pariwisata saat ini berkembang pesat. Pariwisata telah menjadi salah satu sektor penting dalam pembangunan dan pengembangan daerah. Maka itu, para lulusan dari jurusan yang berhubungan dengan ini pun tengah jadi incaran.

Meski demikian, alumnus D3 dan S1 tidak boleh lengah dan berleha-leha. Sebab, selama ini ada banyak jurusan pariwisata atau perhotelan di sekolah menengah kejuruan. Mereka juga merupakan kompetitor yang dalam satu sisi, harus dijadikan pemicu semangat agar terus belajar menjadi lebih baik.

Gaya bicara perempuan tersebut begitu memikat. Kadang kala, dia melontarkan joke segar dan berinteraksi dengan para hadirin, yang terdiri dari mahasiswa serta dosen.

Kuliah tamu seperti ini rutin dilakukan di Fakultas Vokasi. Harapannya, para mahasiswa dapat mengambil pelajaran dari para narasumber. “Para pemateri yang hadir adalah praktisi maupun akademisi yang sudah sukses di bidangnya. Mahasiswa bisa mengambil inspirasi dari mereka,” kata Dian Yulie Riendrawati Ph.D selaku Kepala Program Studi D3 Manjemen Perhotelan Fakultas Vokasi Unair.

“Kami banyak dapat gambaran tentang dunia kerja dari tiap kuliah tamu,” ungkap Ayu Langan Kirana, salah satu mahasiswi. (*)

Penulis : Helmy Rafsanjani

Editor  : Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu