keperawatan
Kegiatan pengmas yang dilakukan mahasiswa Magister Keperawatan di di Kelurahan Dupak Bangunsari, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. (Foto: Helmy Rafsanjani)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menggelar pengabdian masyarakat kepada puluhan masyarakat lanjut usia di Kelurahan Dupak Bangunsari, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. Acara yang mengusung tema “Peningkatan Kesejahteraan Klien Diabetes Melalui 3P” itu, dilangsungkan di Balai RW. IV Kelurahan Bangunsari, Kamis (12/10).

Hadir mewakili Dekan FKp UNAIR dalam acara tersebut Dr. Kusnanto selaku Wakil Dekan I FKp UNAIR. Dalam sambutannya, Kusnanto mengatakan bahwa kegiatan yang sudah menjadi tradisi tersebut bakal terus ditingkatkan. Selain itu, ia juga berharap bahwa dengan adanya kegiatan berbentuk pengabdian tersebut bisa memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakat Surabaya.

“Dengan kegiatan semacam ini, saya berharap keberadaan FKp UNAIR memiliki dampak positif bagi masyarakat Surabaya. Kami punya ilmu dan ingin kami kembangkan dan manfaatkan untuk masyarakat Surabaya,” tuturnya.

Di hadapan puluhan lansia yang berada di bawah naungan Posyandu Lansia Gatot Kaca itu, Kusnanto juga berpesan, mengingat angka diabetes masyarakat Indonesia sangat tinggi penting untuk terus mendeteksi sejak dini dan mengatur pola hidup.

“Di Indonesia ini angka diabetes sangat tinggi. Kaya maupun miskin semua terdampak. Bagi yang sudah terdampak mohon untuk segera melapor,” tegas Kusnanto.

Pembina Posyandu Gatot Kaca dr. Rosna sangat bersyukur dengan kehadiran rekan-rekan mahasiswa S-2 Keperawatan FKp UNAIR. Pasalnya, dengan kegiatan tersebut seluruh lansia binaannya bisa mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai diabetes. Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh lansia agar bisa mengoptimalkan kesempatan itu.

“Saya harap semua bisa memaksimalkan momen ini,” tandas Rosna.

Ditemui di luar acara, Moch. Dadang Suharno, S.Kep., Ners., selaku ketua acara menuturkan bahwa acara tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pemeriksaan gula darah hingga pemberian wawasan seputar gambaran umum diabetes, mengatur pola makan, deteksi dini diabetes, dan cara penanganan luka diabetes.

“Diabetes ini menjadi salah satu penyakit dengan angka penderita yang cukup tinggi. Di Surabaya, daerah Dupak ini salah satunya. Makanya, kami adakan penyuluhan di sini untuk memberikan wawasan dan sekaligus pengetahuan untuk cara penanganan,” papar Dadang.

Kegiatan pengmas yang seluruhnya ditangani oleh mahasiswa semester satu tersebut tidak hanya sekedar pengabdian. Bagi perawat yang sempat bertugas di Bontang Kalimantan Timur tersebut, pengmas perdana yang ia lakukan bersama tim itu menjadi ajang untuk mempererat kekeluargaan dan keakraban.

“Jadi memang tidak semua diantara kami saling kenal sebelumnya. Dengan ini, kami berharap bisa lebih akrab dan saling kenal,” pungkasnya. (*)

Penulis : Nuri Hermawan

Editor : Binti Quryatul M

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).