orang lain
Kautsar Ul-Haq ketika di suatu laboratorium praktikum di FST. (Foto: Dok Pribadi)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – “Maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan. (QS. Al Baqarah 148)” Begitulah sisipan motivasi yang mendorong Kautsar Ul Haq, wisudawan terbaik S-2 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga pada periode September 2017.

Setelah berhasil menyelesaikan studi melalui program percepatan atau fast track, alumnus S-2 Kimia itu berhasil meraih IPK 3.91 dengan bonus tercatat sebagai wisudawan terbaik. Lima tahun waktu yang dibutuhkan Kautsar untuk mendapatkan gelar sarjana sekaligus master. Tuntutan selesai studi dalam lima tahun itu mendorongnya untuk cepat dalam menyelesaikan riset yang ia geluti.

“Tidak ada masalah yang berarti dalam perkuliahan yang saya jalani. Alhamdulillah dalam mengerjakan riset saya selalu diberikan berbagai kemudahan. Contohnya riset yang dibiayai, termasuk proyek, dan dosen pembimbing yang telaten serta aktif membantu menemukan solusi atas masalah yang saya hadapi saat melakukan penelitian,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kautsar adalah salah satu mahasiswa penyumbang medali emas dalam ON-MIPA 2013 tingkat nasional bidang kimia. Pada semester II tingkat S-1, ia juga pernah meraih peringkat I ON-MIPA 2013 tingkat Kopertis VII Jawa Timur. Saat ini, wisudawan yang dulu aktif di Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMAKI) dan tentor mahasiswa Kimia dalam ON-MIPA itu, menjadi analis Fourier Transform Infrared (FTIR) di Laboratorium Terpadu.

Ia bercerita, tidak ada trik khusus untuk meraih beragam prestasi yang membanggakan itu. Tetapi ia termotivasi untuk bisa menjadi individu yang dapat menjadi panutan dan bermanfaat bagi orang lain. “Tidak ada trik atau rahasia dan saya juga tidak pernah terbayang menjadi wisudawan terbaik atau berprestasi. Hanya saja, saya menyukai bidang yang saya pelajari, sehingga terasa seperti bermain. Hal terpenting lainnya adalah doa, kerja keras, manajemen waktu dan pantang putus asa,” imbuhnya. (*)

Penulis: Disih Sugiarti

Editor: Binti Q. Masruroh, B Bes.

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).