DIAN Tyas Dananjaya, dengan jas almamaternya. (Foto: Ist)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

 

UNAIR NEWS – Dara 22 tahun bernama Dian Ing Tyas Dananjaya ini, berhasil lulus dengan predikat wisudawan terbaik S-1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada wisuda periode September 2017.

”Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi saya dapat dinobatkan sebagai perwakilan wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” tutur peraih IPK 3,91 ini.

Selama berkuliah, Dian berusaha menjaga konsistensi nilainya dengan rutin belajar. Mulai dari mencicil belajar setiap bab per minggu, mencatat pelajaran di kelas, dan mengerjakan kuis secara maksimal. Disamping rutinitas perkuliahan, lulusan S-1 Manajemen ini juga aktif di Koperasi Universitas Airlangga, Pusat Data FEB, hingga komunitas beauty vlogger Indonesia.

Perempuan kelahiran 1997 ini menggemari media sosial. Ia aktif membentuk personal diri bidang kecantikan melalui YouTube dan Instagram. Dari kegemarannya itu ia meraih banyak prestasi. Diantaranya pernah menjadi Top 30 Face Awards Indonesia 2017, dan finalis Top 10 Marvella Contest 2017. Dari situ, ia mendapat penghasilan tambahan hingga diajak bekerja sama dengan perusahaan rias ternama.

”Komunitas beauty vlogger Indonesia tersebut menyediakan platform bagi saya untuk dapat mencurahkan passion (minat) dan hobi dalam bidang kecantikan kepada banyak orang,” kata cewek yang juga pernah menyabet semifinalis Duta FEB ini.

Lalu Dian memanfaatkan hobinya itu dengan menulis skripsi yang topiknya tak jauh-jauh dari kecantikan. Jadilah skripsi ”Antecedent dan Konsekuensi Parasocial Interaction antara Youtube Beauty Vlogger dengan Millenials Consumer (Studi pada produk kecantikan merek Maybelline)”. Sebuah bukti pada kegemarannya dari aspek akademis.

Agar skripsinya maksimal, ia memanfaatkan waktu dalam mencari ratusan responden, mengolah data dengan otodidak, bahkan tidak tidur lantaran berlatih untuk sidang skripsi.

”Semua hal besar bermula dari hal kecil yang dilakukan dengan kesungguhan hati. Ketika kita menginginkan nilai A, maka kerjakan tugas demi tugas secara maksimal dan melalukan proyek akhir sebaik mungkin. Ingat, jangan patah semangat karena setiap kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan,” begitu pesan Dian. (*)

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Defrina SS/ Bambang Bes.

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone