Latih Kedisiplinan, Buat Diet Juga Oke

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
UKM Divisi Beladiri melahirkan mahasiswa sportif. Tampak di foto, UKM Tae Kwondo

UNAIR NEWS – Salah satu divisi yang ada di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah Beladiri. Ada banyak perguruan silat atau tempat latihan beladiri di Student Center Kampus C UNAIR.

Antara lain, Jujitsu, Kempo, Taekwondo, Karate, Perguruan Setia Hati Terate, Tapak Suci, Perisai Diri, Merpati Putih, dan Pagar Nusa.

Ada banyak manfaat ikut beladiri. Sama seperti UKM di divisi Olahraga, para mahasiswa yang ikut pasti akan terjamin kesehatannya. Baik fisik, maupun mental.

“Jika ingin  kurus atau mengurangi lemak, bisa pula dengan ikut beladiri,” ujar Ketua Divisi Beladiri UKM Farid Adi Prastyo. “Selain sehat ikut, beladiri juga dapat melatih kedisiplinan,” imbuh mahasiswa Budidaya Perairan tersebut.

Bila seseorang bertujuan untuk memperoleh suatu penghargaan di kejuaraan tingkat regional maupun nasional,  dia wajib mendisiplinkan diri. Bila tidak, pasti dia gagal. Kerja keras harus diiringi dengan kedisiplinan.

Kemampuan yang dimiliki tentu bukan untuk menyombongkan diri. Sebaliknya, justru sebagai upaya melindungi diri dan orang lain. Dalam beladiri, ada tingkatan yang umumnya disimbolkan dengan sabuk. Semakin tinggi sabuk, semakin besar pula tanggungjawabnya. Tatkala tingkatan sudah tinggi, otomatis yang bersangkutan melatih mereka yang di bawahnya. Di titik tersebut, tanggungjawab diembankan pada pundaknya.

“Ikut beladiri juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri,” kata anggota UKM Taekwondo tersebut.

Ada banyak UKM beladiri di UNAIR. Yang variannya tidak hanya berasal dari tanah air. Ada pula beladiri yang berasal dari luar negeri. Semua mahasiswa diberi kebebasan memilih. Yang terpenting, pintar membagi waktu antara kuliah dan berkegiata di UKM.

Dalam beladiri, aspek paling penting memang kekuatan fisik. Maka itu, banyak latihan fisik yang digenjot. Termasuk, latihan melenturkan atau melincahkan badan. Dalam beladiri, mental juga digembleng. Apalagi, dalam pertandingan, seorang petarung diwajibkan merobohkan lawan. Maka itu, pressing juga dilakukan. Yang jelas, para pelatih beladiri adalah mereka yang sudah terverifikasi dan berpengalaman alias tidak ngawur.

Mental yang baik akan mendukung mahasiswa dalam kehidupan di masyarakat. Yang bersangkutan sanggup menghadapi masalah meskipun berat. Sebab, tidak sedikit orang pintar, malah meninggalkan tanggungjawab ketika menemui masalah besar dengan tekanan yang hebat.

Di UKM, mahasiswa dilatih untuk menjadi individu berkualitas. Yang bisa bersumbangsing di masyarakat.

Berita Terkait

Rio F. Rachman

Rio F. Rachman

Alumnus S2 Media dan Komunikasi Universitas Airlangga. Penulis buku kumpulan esai "Menyikapi Perang Informasi", kumpulan puisi "Balada Pencatat Kitab", dan kumpulan cerita pendek "Merantau". Editor foto dan berita di www.news.unair.ac.id. Bergiat di www.suroboyo.id.

Leave Reply

Close Menu