Mahasiswa Nyanyi Bareng Tentara AS di Danau Rektorat

UNAIR NEWS – Suasana tepi danau Universitas Airlangga (UNAIR) depan gedung rektorat lain dari biasanya, Rabu sore (13/9). Suara rancak jazz instrumental yang didominasi bunyi alat musik tiup menggema dari permainan sekelompok orang berbaju cokelat kehijauan dan bercelana panjang biru tua. Ketukan perangkat drum dan perkusi menjaga ritme agar tetap stabil dan seirama.

Para penonton nyaris dibuat terus bersorak dan bertepuk tangan. Mereka yang melintas di dekat sana pun sebagian terlihat menghentikan kendaraan dan menikmati sajian itu. Sebagian lagi, menyempatkan diri menoleh serta memerlambat laju.

Setelah menuntaskan sekitar lima lagu yang membuai, band dari US Marine bernama IIIMEF itu pamit mundur. Lantas, digantikan band lain yang tak kalah menciptakan semarak. Kali ini, pakaian mereka rapi dengan setelah putih-putih. Orang-orang yang menamakan diri The 7Th Fleet Band Orient Express itu berasal dari US Navy. Mereka memainkan musik modern lengkap dengan petikan gitar yang aduhai dan cabikan bass yang bersemangat. Tak kurang dari enam lagu dimainkan dengan rancak. Antara lain, I’m Yours (Jason Mraz), Treasure (Bruno Mars), We Don’t Talk Anymore (Charlie Puth feat Selena Gomez), dan sebagainya.

Lagu-lagu yang mereka bawakan tergolong akrab di telinga hadirin. Tak ayal, para penonton pun ikut nyanyi bareng. Vokalis band yang interaktif dan tak segan mendekat ke arah penonton, membuat suasana makin akrab. Sorakan dan tepuk tangan pun terdengar membumbui gaung musik yang disuguhkan.

Para tentara Amerika Serikat ini singgah di UNAIR dalam rangkaian kunjungan ke Indonesia pada event latihan bersama dengan TNI Angkatan Laut. Di sela-sela latihan, mereka melakukan promosi seni dan budaya.

Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin Alamsjah dan Konsul Jenderal AS Heather Variava saling bertukar souvenir.

“Jalinan kekerabatan bisa diperkuat melalui event-event semacam ini,” kata Konsul Jenderal AS Heather Variava dalam sambutannya.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor III UNAIR bidang riset dan kerjasama Prof. Amin Alamsjah yang membuka acara ini mengatakan, kemitraan bisa dilakukan dalam banyak aspek. Tidak melulu soal akademik seperti konferensi, seminar, workshop dan riset bersama. “Kebersamaan juga bisa dipupuk melalui kesenian. Musik adalah salah satu media yang paling bagus karena sifatnya universal,” ungkap lelaki yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di Jepang ini.