Rektor Kukuhkan 6.780 Mahasiswa Baru

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
mahasiswa baru
Rektor Universitas Airlangga menyalami mahasiswa baru usai pembacaan janji mahasiswa. (Foto: Bambang Edy Santosa)

UNAIR NEWS – Rektor Universitas Airlangga mengukuhkan 6.780 mahasiswa baru di Airlangga Convention Center Rabu (2/8). Mereka terdiri dari 5.634 mahasiswa jenjang S-1, 1.031 mahasiswa jenjang D-3, dan 96 mahasiswa jenjang D-4. Mereka adalah mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri.

Mereka tersebar di 14 fakultas di UNAIR. Rinciannya, terdiri Fakultas Kedokteran (372 orang), Fakultas Kedokteran Gigi (155 orang), Fakultas Hukum (258 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (1.216 orang), Fakultas Farmasi (238 orang), Fakultas Kedokteran Hewan (313 orang), dan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (761 orang).

Fakultas Sains dan Teknologi (643 orang), Fakultas Kesehatan Masyarakat (425 orang), Fakultas Psikologi (222 orang), Fakultas Ilmu Budaya (503 orang), Fakultas Keperawatan (242 orang), Fakultas Perikanan dan Kelautan (305 orang), dan Fakultas Vokasi (1.127 orang).

Dalam pidatonya, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., Mt., Ak., CMA mengatakan, menjalani studi di perguruan tinggi adalah untuk menyempurnakan pola pikir dan perilaku. Sesuai dengan motto UNAIR Excellence with Morality, mahasiswa baru bukan saja pintar namun juga harus bermoral.

“Perubahan pola pikir ini yang penting. Kalau ada mahasiswa yang pola pikirnya tidak berubah dari masa lulus SMA, maka bisa dipastikan yang bersangkutan tidak bisa keluar dan menerima ijazah dari UNAIR,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu.

Pelawak nasional Lies Hartanto atau yang akrab disapa Cak Lontong turut hadir dalam pengukuhan mahasiswa baru. Ia menyampaikan rasa bangga dan terimakasih telah diberi kesempatan menjadi wakil orang tua mahasiswa untuk menyampaikan pidato.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada UNAIR dan Pak Rektor. Dengan penuh keyakinan dan keikhlasan, saya mewakili orangtua mahasiswa menyerahkan putra putri kami kepada rektor dan seluruh staf pengajar untk dididik menjadi insan yang berguna untuk nusa dan bangsa,” ujar alumnus SMAN 5 Surabaya ini.

Selain Cak Lontong sebagai perwakilan dari orang tua, hadir pula pembicara tamu mantan Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) Dr. H. As’ad Said Ali. Dalam pidatonya ia menegaskan, negara tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin melunturkan Pancasila sebagai dasar negara.

“Indonesia adalah negara multikultural. Oleh karena itu ada semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Negara tidak campur tangan terhadap agama dan kepercayaan, tapi melindungi dan memfasilitasi,” ungkap As’ad.

Pengukuhan mahasiswa baru ini juga dihadiri oleh pimpinan UNAIR yang terdiri dari wakil rektor, dekan, guru besar, pimpinan pusat, unit, badan, dan lembaga. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Defrina Sukma S

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu