Dokter Gigi Muda Berikan Penyuluhan Kesehatan bagi Lansia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
dokter gigi
SEORANG dokter gigi muda memberikan penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut di Puskesmas Jagir, Kamis (20/7). (Foto Defrina Sukma S.)

UNAIR NEWS – Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut terus digalakkan oleh sivitas akademika Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR). Para dokter gigi muda memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan rongga mulut kepada para kader ibu hamil dan orang lanjut usia (lansia).

Penyuluhan kesehatan yang berlokasi di Puskesmas Jagir dan Pucang Sewu dilaksanakan pada Kamis (20/7). Ketua pelaksana kegiatan bertajuk “Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Berbasis Kesehatan Gigi dan Mulut” di Puskesmas Jagir, Alvita Wibowo, mengatakan acara ini diikuti tujuh posyandu lansia di wilayah penerjunan kelompoknya. Menurut Alvita, materi penyuluhan disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat.

“Kita lakukan survei dan memeriksa keadaan gigi. Di Jagir, ada 18 posyandu lansia (posla). Kami menemukan bahwa kualitas fungsi rongga mulut para lansia di sini rendah,” tutur Alvita.

Berdasarkan temuan tersebut, para dokter gigi muda memberikan penyuluhan interaktif sekaligus pelatihan guna meningkatkan pengetahuan mengenai lima fungsi rongga mulut. Yakni, fungsi pengunyahan dengan mempertahankan gigi yang masih ada, memperbaiki fungsi bicara dengan gigi palsu, serta pengetahuan tentang kondisi sistemik yang berhubungan dengan kesehatan rongga mulut dan gigi.

“Kami juga mengajari pembuatan obat kumur herbal dengan daun suruh dan teh hitam, serta pemberian buku lansia kesehatan gigi dan mulut. Kami juga mengajari para kader ini untuk membaca peta rongga mulut,” imbuh Alvita yang kini tengah menjalani koas.

Suasana penyuluhan antara mahasiswa dan kader berlangsung cukup interaktif. Pada penyuluhan kali ini, para kader diajak untuk mengetahui tentang kondisi sistemik dalam tubuh seperti penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung koroner.

Alvita dan tim mengaku banyak terbantu dengan dukungan pihak puskesmas. Ia mendapatkan arahan dari tim dokter puskesmas serta penanggung jawab posla untuk mengajak para kader mengikuti penyuluhan.

“Diharapkan ketika kami selesai memberikan penyuluhan, para kader tetap memberikan informasi-informasi tentang kesehatan gigi dan mulut kepada para lansia,” pungkas Alvita.

Selain itu, ia dan rekan-rekannya berharap agar program-program yang diusung dalam penyuluhan kali ini dapat diadopsi oleh pihak dinas kesehatan untuk memonitor pelaksanaan program kesehatan gigi dan mulut.

“Pelaksanaan penyuluhan ini bekerjasama juga dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota Surabaya. Kita dipantau dan melakukan presentasi. Siapa tahu bisa diusulkan program buku kesehatan gigi dan mulut bisa ditampung oleh Dinkes,” tandas Alvita. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.

Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu